Setiap manusia tidak bisa hidup dalam kesendirian. Kita butuh dengan pergaulan, dengan persahabatan dan persaudaraan. Allah pun selalu menyebutkan bahwa kita harus selalu membina hubungan antar manusia, selain tentunya hubungan dengan Allah sebagai pencipta.
Imam Ibnu Qudamah Rahimahullah menyebutkan dalam bukunya sifat2 yang disyariatkan tentang orang yang dipilih menjadi teman, bahwa Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam bersabda,
"Seseorang itu berada pada agama teman karibnya, Maka hendaklah setiap orang diantara kalian melihat siapa yang menjadi temannya." (diriwayatkan Abu Daud, At-Tirmidzi, dan Ahmad dengan sanad Hasan)
Tidak semua orang layak dijadikan teman, karena itu orang yang akan dijadikan teman harus memiliki sifat2 yang menunjang persahabatan.
Apa saja manfaat dari persahabatan itu, bisa dikategorikan ke 3 bagian :
à Persahabatan yang berorientasi pada keduniaan, seperti pemanfaatan harta dan kedudukan atau hanya sekedar persahabatan saja sebagai teman berbincang.
à Persahabatan yang berorientasi agama, yang memiliki tujuan beragam, mencari manfaat lewat ilmu dan amal, mencari manfaat lewat kedudukan, berjaga dari gangguan orang yg bisa mengotori hati dan menghalangi utk melaksanakan ibadah, mencari dukungan dalam melaksanakan tugas sehingga kondisinya menjadi kuat.
à Persahabatan yang bertujuan untuk mencari manfaat kepentingan akhirat, sebagaimana yang pernah dikatakan sebagian salaf ”Perbanyaklah teman karena setiap orang mukmin itu mempunyai syafaat.”
Secara global, orang yang bisa kita pilih menjadi teman karib harus memenuhi lima sifat :
- Orang yang berakal; karena akal dan kepandaian merupakan modal yang utama, shg bisa memberikan manfaat dari pemahaman yang dimilikinya
- Baik akhlaknya; ini merupakan keharusan, karena orang yang lebih dikuasai amarah dan nafsu dan dia tunduk kepada nafsunya, tidak ada manfat bergaul padanya
- Bukan orang fasik; orang fasil tidak pernah merasa takut pada Allah, orang yang tidak takut kepada Allah , tentu sulit dipercaya dan sewaktu-waktu orang lain tidak aman dari tipu dayanya
- Bukan seorang pembohong/pendusta ; Uman bin Khathab Radhiyallahu Anhu pernah berkata ”hendaklah engkau mencari rekan-rekan yang jujur, niscaya engkau akan hidup aman dalam lingkungannya . Mereka merupakan hiasan pada saat gembira dan hiburan disaat berduka. Letakkan urusan saudaramu pada tempat yang paling baik hingga dia datang padamu untuk mengambil apa yang dititipkan kepadamu. Hindarilah musuhmu dan waspadailah temanmu, kecuali orang yang takut pada Allah. Janganlah engkau berteman dengan orang keji karena engkau bisa belajar dari kefasikannya. Jangan engkau bocorkan rahasiamu kepadanya dan mintalah pendapat dalam menghadapi masalahmu kepada orang-orang yang takut kepada Allah”
- Tidak rakus terhadap dunia;
Diambil dari Makalah Daurah Muslimah ke -10, Bogor, 2007 ; Adab terhadap teman; dibawakan oleh Al-Ustadz Fariq Gasim Anuz