Masalah hati adalah masalah yang penting dalam Islam. Yang disesatkan syaitan dari manusia adalah hatinya. Berkata Ibnu Qoyyim bahwa Allah menciptakan manusia tidak sia-sia, Barangsiapa yang menggunakan hati, pendengaran, mata untuk mengikuti syahwat, maka dia akan merugi dan berada dalam kesedihan yang panjang.
Ibnu Qoyyim membedakan hati menjadi 3 macam : 1. Hati yang sehat atau hati yang selamat : adalah hati yang selalu Tauhid kepada Allah, menjauhi syirik, Taubat kepada Allah dan melakukan ibadahnya hanya kepada Allah
2. Hati yang Mati; dimana tidak ada kehidupan sama sekali dalam hatinya, hanya mengikuti syahwat dan tidak peduli kepada Allah, dia menjadikan hawa nafsu sebagai imamnya, menjadikan syahwat sebagai pemimpinnya, menjadikan kebodohan sebagai sopirnya dan menjadikan kelalaian sebagai kendaraannya. Hati mereka keras dan lebih keras daripada batu. Bergaul dengan orang-orang ini adalah penyakit... naudzubillah min dzalik ....
3. Hati yang sakit ; adalah hati nya orang yang terkadang mengikuti syahwat, terkadang mengikuti imannya, dan sangat tergantung kepada kekuatan hatinya. Orang ini senang dipuji, disanjung, sombong, angkuh walau dia masih beribadah kepada Allah. Ibadahnya diliputi dengan keinginan manusia, keinginan dipuji dsb tersebut.
Dalam hidup, hati selalu didatangi oleh fitnah: 'Fitnah membentang dalam tubuh manusia, barangsiapa menerima fitnah, akan mendapatkan bercak hitam dalam hatinya, dan barangsiapa yang mengingkari fitnah maka mendapatkan bercak putih dalam hatinya' (HR.Muslim).
Sedangkan fitnah tersebut dibedakan menjadi 2, 1. Fitnah syahwat ; cinta kepada dunia, jabatan, wanita 2. Fitnah Syubhat ; pemahaman yang menyimpang dari agama.
Tanda tanda hati yang sehat : 1. Selalu mengutamakan yang bermanfaat daripada yang berbahaya --> contoh : meninggalkan rokok. Hal yang bermanfaat misalnya menuntut ilmu yang baik, membaca Alqur'an, melihat yang baik dll
2. Lebih mengutamakan akhirat daripada dunia
Yakin akan adanya mati
Menyeimbangkan ibadah daripada keduniaan --> Terkadang kita suka tidak adil kepada diri kita sendiri , ingatlah hari ini ada amal tidak ada hisab, tapi nanti .. tidak ada amal dan yang ada hanyalah hisab... mana yang akan anda pilih... ??
3. Hati yang selalu kembali kepada Allah --> Seluruh hidupnya bergantung kepada Allah.
Semoga kita selalu memiliki hati yang sehat ...
Rangkuman kajian Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawaz, Musholla Nur Hasanah, Bogor