Eva's posts with tag: aku & hidup sehatku
Anda mungkin sangat peduli terhadap makanan yang anda berikan kepada anak anda. Apakah makanan tersebut bergizi? Akankah anak anda memakannya? Apakah terlalu banyak lemak di dalamnya? Tetapi satu hal yang mungkin tidak terlintas dalam benak anda ketika menyiapkan makanan di dapur adalah aman tidaknya makanan tersebut.
Mengapa keamanan makanan begitu penting? Menyiapkan makanan dengan baik sangat penting untuk mencegah agar keluarga anda tidak jatuh sakit akibat keracunan makanan yang disebabkan oleh bakteri seperti E. coli, Salmonella, Campylobacter dan Listeria (yang mengakibatkan gejala seperti diare, demam, kram perut, pusing, muntah, dan dehidrasi). Pencegahan keamanan makanan meliputi pengetahuan tentang bagaimana memilih makanan di tempat belanja, bagaimana menyimpannya, bagaimana proses memasaknya, dan bagaimana membersihkannya jika sudah selesai.
Jadi apa yang dapat anda lakukan untuk memastikan bahwa dapur anda dan makanan yang anda siapkan aman? Teruskan membaca untuk mengetahuinya.
Membeli Makanan Supermarket adalah tempat pertama yang anda jumpai dalam hal keamanan makanan. Untuk menjamin kesegaran, makanan-makanan yang didinginkan (seperti daging, produk susu, telur, dan ikan) sebaiknya diletakan terakhir pada keranjang belanjaan anda. Jagalah agar daging terpisah dari makanan-makanan yang lainnya, terutama sayur dan buah-buahan. Jika perjalanan pulang ke rumah anda lebih dari 1 jam, anda mungkin akan mempertimbangkan untuk meletakkannya di dalam kotak pendingin/cooler untuk menjaganya agar tetap segar. Ketika memesan daging, daging unggas, atau ikan, pastikan untuk mengecek tanggal kadaluarsa pada label makanan tersebut. Walaupun tanggal kadaluarsa masih memenuhi syarat, jangan membeli ikan atau daging yang memiliki bau yang tidak semestinya atau terlihat aneh. Juga penting untuk mengecek didalam kemasan karton telur — pastikan bahwa telur tersebut, harus merupakan grade A atau AA, adalah bersih dan tidak retak.
Jangan membeli:
* Buah-buahan dengan kulit rusak ( bakteri dapat masuk melalui kulit yang terbuka dan mencemari buah ) * Minuman sari buah atau jus yang tidak steril (mereka dapat berisi bakteri berbahaya ) * kalkun atau ayam segar yang telah dibumbui
Penyimpanan dalam kulkas dan membekukan
Sebelum anda menaruh belanjaan , cek temperatur kulkas anda dan freezer. Kulkas anda sebaiknya diatur pada suhu 40° fahrenheit ( 5° celsius ) , dan freezer anda di 0° F ( –18° C ) atau dibawahnya . Temperatur dingin ini akan membantu menjaga bakteri dalam makanan apa saja agar tidak berkembang biak. Jika kulkas anda tidak memiliki alat pengatur thermostat, alangkah baiknya untuk membeli termometer untuk kulkas dan freezer. Tentu saja, makanan yang didinginkan dan makanan beku yang harus dikeluarkan pertama kali. Berikut adalah beberapa tips singkat untuk mengingat makanan yang harus dijaga agar tetap dingin:
* Jagalah telur dalam karton pembungkusnya pada rak dalam kulkas anda (kebanyakan kulkas tidak menjaga telur cukup dingin). * Letakkan daging, ayam, dan ikan pada kantong plastik yang terpisah sehingga cairan yang keluar dari daging tidak mencemari yang lainnya. * Bekukan — atau masak — daging mentah, ayam, atau ikan yang telah tersimpan selama 2 hari. * Simpan daging mentah di freezer maksimum selama 4 bulan. * Bekukan daging yang telah dimasak maksimum selama 2 atau 3 hari. * Pindahkan bumbu-bumbu pelapis dari unggas setelah memasak dan simpan secara terpisah dalam kulkas.
Persiapan dan Proses Memasak Ikuti petunjuk penanganan dan cara memasak untuk membantu anda mencegah penyakit yang diakibatkan oleh makanan yang tercemar/food-borne illnesses pada keluarga anda.
Daging mentah, Ayam/unggas , Ikan , atau Produk telur
* Cuci tangan anda dengan air hangat dan sabun sebelum menyiapkan makanan dan setelah menangani daging mentah, ayam , ikan , atau produk telur. * Jagalah daging mentah dan cairan yang keluar dari daging tersebut dan jauh dari makanan yang lain di dalam kulkas dan pada countertops. * Gunakan peralatan masak terpisah untuk memasak dan menyajikan daging mentah, ayam , ikan , atau telur (atau cuci peralatan masak dalam air panas bersabun sebelum digunakan untuk penyajian). * Jangan pernah menaruh makanan yang telah di masak pada piring yang telah dipakai untuk menempatkan daging mentah, ayam/unggas, atau ikan. * Cairkan daging mentah, ayam/unggas, atau ikan beku dalam kulkas atau microwave, jangan pernah mencairkan dengan temperature ruangan. * Masak daging mentah, ayam/unggas, atau ikan beku yang telah dicairkan secepatnya. * Buanglah sisa daging, ayam/unggas yang tidak termasak atau ikan yang telah diolah tetapi tidak termasak. * Jangan biarkan telur mentah berada pada suhu ruang lebih dari 2 jam untuk menurunkan resiko terinfeksi Salmonella. * Masak telur hingga benar-benar matang. * Jangan pernah menyajikan makanan yang mengandung telur mentah, seperti uncooked cookie dough, eggnog bikinan sendiri, krim/mousse, dan ice cream bikinan sendiri. Jika anda ingin mencoba resep tersebut, ganti dengan telur yang telah dipasteurisasi (dapat ditemukan pada rak produk susu) untuk telur mentah. * Masak daging hingga cairannya bening. * Masak daging sapi giling atau ayam/unggas giling hingga berubah warna, tidak lagi berwarna merah muda.
Gunakan termometer daging untuk mengetahui apakah daging telah dimasak seluruhnya. ( tempatkan termometer di bagian daging yang paling tebal dan jauh dari tulang atau lemak ) banyak termometer menunjukkan pada suhu berapa daging telah aman dimasak, atau anda dapat mengikuti petunjuk di bawah ini:
* ayam (seluruhnya, perpotong, dan giling): 165° F (73.8° C) * babi: 160° F (71° C) * daging sapi, veal/daging domba, daging anak sapi/lamb, dan daging panggang: 145° F (62.7° C) * daging sapi giling, veal/daging domba dan daging anak sapi/lamb: 160° F (71° C) * ikan: 145° F (62.7° C) * telur masak: 160° F (71° C) * sisa makanan: paling tidak 165° F (74° C)
Ketika memasak, atau memanggang daging di kompor, bolak-balik daging minimal satu kali. Dalam microwave, bungkus semua daging dan:
* Balik patties dan putar masakan saat proses memasak separuh jalan. * Putar masakan meatloaf saat proses memasak separuh jalan (dan diamkan selama 7 menit setelah memasak sebelum makan — lihat petunjuk penggunaan microwave anda). * Aduk daging giling sekali atau dua kali.
Buah-buahan dan Sayuran
* Gosok semua buah-buahan dan sayur-mayur dengan air (bahkan jika anda berkeinginan untuk mengupasnya) untuk menghilangkan residu pestisida, kotoran, atau bakteri. * Cuci buah-buahan seperti semangka dan watermelon, sebelum makan untuk menghindari terbawanya bakteri dari kulit buah ke pisau yang digunakan untuk memotong buah. * Hilangkan bagian luar daun dari sayur-mayur berdaun hijau, seperti bayam atau daun selada.
Bersih-bersih Makanan bersih hanyalah salah satu bagian dari rumus keselamatan makanan . Anda juga perlu memastikan bahwa permukaan dapur dan tangan anda juga bersih untuk mencegah penyebaran bakteri.
* Masukan ke dalam kulkas makanan sisa/lebihan secepatnya setelah memasak. Jika dibiarkan terlalu lama pada temperatur ruangan, bakteri dalam makanan akan cepat berkembang biak. * Konsumsi sisa/lebihan makanan dalam waktu 3 hingga 5 hari atau dibuang. * Cuci papan tempat memotong/talenan — yang mana dapat menjadi tempat bakteri berkembang biak jika tidak dibersihkan secara hati-hati — terpisah dari cucian yang lain dan peralatan lainnya dalam air panas , kemudian basmi kuman dengan larutan pembersih buatan sendiri ( 1 sendok teh cairan pemutih dalam 1 liter air ) . ( Siapkan satu tempat pemotong untuk satu papan pemotong/talenan untuk daging mentah , ayam/unggas , dan ikan). Setelah mencuci dan membasmi kuman papan memotong/talenan , bilas secara menyeluruh dengan air untuk menghilangkan sisa cairan pemutih dan biarkan kering. * Jangan menggunakan papan pemotong/talenan lama yang sudah retak atau terdapat lubang cungkilan yang dalam karena bakteri mungkin saja bersembunyi di dalam celah talenan. * Cuci tangan anda jika kontak dengan daging mentah, ayam/unggas, atau ikan. * Jangan menggunakan handuk lap untuk membersihkan cairan yang keluar dari daging dari tangan anda — gunakan tisu sebagai gantinya. Bakteri dapat mencemari handuk pakaian dan kemudian dapat menyebar ke tangan orang lain. Jika handuk tersebut terlanjur ada kontak dengan cairan yang keluar dari daging mentah , unggas , atau ikan , cuci handuk tersebut dengan air panas sesegera mungkin. * Setelah menyiapkan makanan, lap meja dapur anda dan permukaan terbuka lainnya dengan produk pembersih dapur atau pembersih buatan sendiri yang telah dijelaskan di atas. * Karena spons tetap basah lebih lama dan kualitas pori-porinya dapat mengundang bakteri, para ahli merekomendasikan menggunakan kain pencuci piring yang lebih tipis yang dapat kering lebih cepat dibanding spons. * Cuci kain pencuci piring yang kotor dalam air panas bersabun. * Secara periodik sterilisasi/bersihkan dari kuman kitchen sink, pipa saluran air, dan tempat sampah dengan menuangkan produk pembersih dapur atau pembersih buatan sendiri yang telah dijelaskan di atas ke dalamnya.
Dengan mengambil beberapa tindakan pencegahan sederhana, anda dapat mengurangi peluang terjadinya penyakit akibat food-borne/makanan tercemar pada keluarga anda. Di review oleh: Mary L. Gavin, MD Tanggal review: November 2007
Yuyun D Kusuma
Sumber : Web sehat
| Start: | Jun 7, '08 08:00a | | Location: | Gd.Telkom, Bogor |
Dear Smart Parents, Menjadi orangtua adalah anugerah terindah dari Sang Pencipta, sekaligus merupakan tantangan terbesar dalam hidup. Terlebih bila buah hati tercinta sakit! Pengetahuan yang komprehensif tentang kesehatan anak merupakan salah satu bekal bagi orangtua untuk mampu berpikir dan bertindak secara rasional. Dengan misi mencerdaskan konsumen kesehatan Indonesia, dan melanjutkan kegiatan Pesat Bogor beberapa waktu lalu , Yayasan Orangtua Peduli (YOP) akan mengadakan seminar setengah hari Program Edukasi Orangtua Sehat (PESAT) di Bogor . Dalam seminar yg dibimbing oleh dr. Purnamawati, SpAK, MMPed dan didukung oleh WHO, kita diajak untuk mulai mengenal pengetahuan yang menyeluruh tentang kesehatan anak, sebagai bekal orang tua untuk mampu berpikir dan bertindak secara rasional dalam melihat masalah kesehatan buah hati tercinta kita. Hari / Tanggal : Sabtu, 7 Juni 2008 Pukul : 08.00 - 14.00 Lokasi : Gedung Telkom Jl. Pajajaran No. 37, Bogor Topik-topik yang akan dibahas pada acara Booster Pesat Bogor antara lain: Topik 1 : Best Health Care + Penggunaan Obat Secara Rasional Temukan pembahasan lengkap mengenai: Bagaimana mewujudkan partnership antara tenaga medis dan konsumen kesehatan? Kenapa harus menggunakkan obat secara rasional, bukankah dokter telah meresepkan yang terbaik untuk pasiennya? Apakah semua gejala penyakit membutuhkan obat (a pill for an ill)? Perlukah kita mengetahui efek samping (risk & benefit dari obat? Apa beda obat paten dengan obat generik, apa itu polifarmasi? ... dll. Jangan sampai ketinggalan diskusi ini agar kita dapat lebih bijak dan rasional menggunakan obat. Topik 2 : Common Problems in Children dan Peran Antibiotik (AB) Common colds (batuk-pilek- flu) dan asma adalah beberapa penyakit yang sering diderita anak-anak. Kebanyakan penyakit langganan anak-anak disebabkan oleh infeksi virus. Sudah tahukah kita tata laksana yang tepat untuk itu? Does my child really need drugs? Diskusikan di sini. Ingus anak sudah berwarna hijau. Apakah itu pertanda ia perlu diberi antibiotik? "Kalau diresepkan antibiotik, harus dihabiskan." Benarkah? Krisis yang mengancam : bakteri sudah kebal/resisten terhadap antibiotik. Antibiotik adalah obat yang istimewa, mereka membantu tubuh kita melawan infeksi bakteri. Pemakaian antibiotika yang tepat, dapat menyelamatkan jiwa saat kita terancam infeksi bakteri yang serius. Temukan penjelasan tentang antibiotika, saat tepat untuk mengkonsumsi dan tata laksana konsumsi antibiotika, dalam sesi ini. Topik 3: Imunisasi dan Penyakit Yang Dicegahnya Apa itu imunisasi? Bagaimana kerja vaksin dalam melindungi tubuh? Apakah imunisasi ada efek sampingnya? Apa yang dimaksud dengan catch-up immunization? Apa itu imunisasi simultan? Apa saja penyakit yang sudah bisa dicegah oleh imunisasi wajib yang telah diberikan kepada anak saya? Penyakit apa saja yang dicegah oleh imunisasi tersebut? Bagaimana halnya dengan imunisasi yang tidak wajib? ... dan masih banyak lagi. Semuanya akan dikupas tuntas di sini. BIAYA Biaya untuk mengikuti Seminar setengah hari ini sebesar Rp 70.000,- / peserta atau Rp 130.000 untuk peserta pasangan. Biaya digunakan untuk pengganti biaya sewa tempat, fotokopi materi dan konsumsi peserta. FASILITAS Seminar Kit, makalah, snack MEKANISME PENDAFTARAN Pendaftaran dilakukan dengan mendaftarkan vie email ke : pesatbgr@gmail. com Dengan Subjek : Pendaftaran Booster Pesat Bogor Calon peserta diharapkan melengkapi dengan data-data berikut ini : Nama Lengkap 1 : ____________ _________ ________ (diisi untuk peserta perseorangan) Nama Lengkap 2 : ____________ _________ ________ (diisi apabila mengajak pasangannya) Status : Belum menikah/Menikah Alamat : ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Nomor telepon/Hp yg mudah dihubungi: ____________ _________ _________ _ Email yg aktif di gunakan: ____________ _________ ________ (untuk mengingatkan peserta) Jumlah Anak : _________ Usia Anak : _________ Pendaftaran melalui milis tidak dilayani Pembayaran dilakukan SETELAH mendapat konfirmasi pendaftaran dari e-mail pesatbgr@gmail. com Pembayaran dapat dilakukan dengan transfer ke nomor rekening di bawah ini : Bank BCA Cabang Ratu Plaza a/n Yuli Krisnawati a/c : 5250129019 Atau ke Bank Permata Cabang Bogor Pajajaran a/n Nora Azmia a/c : 489364301 Konfirmasi pembayaran : sms ke Yuli (081310304057) , Nora (08128019400) atau email ke pesatbgr@gmail. com dengan subject 'Pendaftaran Booster Pesat Bogor'. Dalam konfirmasi, cantumkan nama peserta, transfer Bank, nama Bank dan No.Rek., jumlah (Rp) dan tanggal transfer Perhatian: Apabila tidak menggunakan rekening sendiri, dimohon untuk mencantumkan nama lengkap calon peserta. Dimohon dengan sangat untuk memperhatikan dan mengikuti batasan-batasan waktu pendaftaran dan pembayaran. Diluar waktu dan contact person yang telah ditentukan di atas, semua pendaftaran dan pembayaran akan dianggap tidak sah dan tidak akan diterima panitia. Ayo, buruan daftar... tempat terbatas. Salam sehat, Panitia Booster Pesat Bogor
Percakapan di Kamar mandi, aku ada di salah satu bilik, melakukan tugas rutin memerah ASI buat Fadhl.Inne : "Ren, anakku lagi diare nih .. kasian banget, sampe 12 kali pup kemaren"Reni : " wah akhirnya kena juga, sama dong kaya anakku, waktu 5 bulan jg kena diare, mungkin krn dia kan udah suka masuk2in barang ke mulut tuh, jadi nya kotor deh. Botolnya di sterilnya bener ga, mainannya bersih ga ?"Inne : " bersih lah, kan aku rebus sampe 15 menit, aku keringin, tapi ga tau deh kenapa bisa diare juga."Reni : " giginya mulai gatel kali... beliin mainan yang buat gigit2 dong"Inne : "udah kok, aku beliin mainan gigit2an yang rasa biskuit"Reni : " emang ada...? ihh aneh2 aja sih elu beliinnya. Trus udah ke dokter?"**aku udah gatel nih mau komen, cuma diem dulu ah. masih asik sama kegiatan sendiri**Inne : "udah kemaren akhirnya bawa kedokter juga, dikasih obat"Reni : "susunya ganti ga,waktu anakku disuruh ganti , pake LLM"Inne : "ga tuh, kata dokternya ga perlu ganti susu dulu"** dalam hati : bagusss... emang ga perlu ganti2 susu, lagian kenapa sih ASI nya ga diperjuangin, secara aku dah support abis2an , tp gagal**Reni :"dikasih obat apa aja ne "Inne : "wah lupa tuh, ada 3 kalo ga salah "** Waksss... banyak banget... buat apaan tuh (masih dalam hati) **Reni : "ga dikasil Lacto B ya.. anakku waktu diare dikasih itu cepet tuh sembuhnya"Inne : "ga tuh kayaknya, kayak apa bentuknya"Reni :"bentuknya satchet, nanti dimasukin dalam susunya, cepet deh sembuhnya"Inne : "oh gitu ya... nanti deh gw cek , mudah2an dapet, kalopun ga nanti beli sendiri aja kali ya... dijual bebas ga "**karena kegiatanku udah selesai, akhirnya aku keluar bilik dan nyengir aja dan komentar sedikit **"Say, LActo B itu kan cuma kuman baik yang sebetulnya udah ada dalam usus, ga perlu lah ditambah2in, dan bukankah aku dah ngesend berbagai artikel ttg diare ke kamu, ga dibaca ya... semua kan belum butuh obat macam2, yang penting jaga dari dehidrasi, udah.Kasian ah anakmu di cekokin berbagai obat yang akan nambah beban tubuhnya aja. Trus emang ASI nya kenapa sih... ga diperjuangin lagi ya....."Reaksi : "hehehee.. mba eva... ketahuan dehh.... " =======================IIhhhh... suka kesel juga deh kalo kejadian kayak gini. Maksud hati mendidik mereka supaya paham mengenai penyakit harian anak, kapan harus kedokter, kapan harus panik dan juga supaya lebih bijak dalam ngasih obat. Aku masih rajin dan insya Allah akan selalu rajin buat nge-send berbagai artikel yang aku dapat dari milis ke beberapa teman di kantor, terutama yang punya anak, ya maksudnya supaya itu tadi, ga perlu over reacting terhadap kasus2 penyakit harian, sampe lebih rela ngasih makan obat anak ketimbang memikirkan gimana caranya supaya ASI-nya produktif lagi. Mereka lebih senang mencari uang untuk membeli susu ketimbang memikirkan untuk menginvestkan dana mereka ke sesuatu yang lebih berarti dan kembali ke ASI. Dan sampai saat ini aku masih menjadi orang yang aneh di kantorku... yang dianggap ga sayang anak, terlalu cuek sama penyakit anak, tidak pernah sepakat dengan obat2an yang emang bikin ngeri kalo baca efek sampingnya. Kadang aku bingung... apa aku lepas saja tanggung jawab ku dan membiarkan mereka dengan jalannya sendiri, toh anak2 dia, dibilangin jg ga mau ngerti dan ga mau belajar untuk mengerti. Tapi aku pikir2 .. ini mungkin salah satu jalan dakwah ku.. semua dakwah pasti memiliki kendala, dan belum tentu diterima, dan ini bukan berarti aku harus mundur dan menyerah.Biarlah aku menjadi orang aneh , berbicara dengan jalan yang tanpa dukungan siapapun disini, tapi aku akan tunjukkan bahwa sesungguhnya inilah jalan kebenaran ..Sekarang malah jadi lucu deh, mereka kalo ngomong2 masalah penyakit anaknya, kudu ngeliat2 dulu, ada aku apa kagak.. soalnya pasti aku selalu komplen... hehehe.... nah yang ini tadi kepergok tuh .. Note : Bukan nama asli ..
Tr : Mas, kalo ke dokter anak make dokter siapa di RS XX
En : Aku make dokter Kml , enak dia ramah trus cepet nanggapin keluhan kita
Tr : Oh aku make dokter Lk mas, dia juga enak apalagi kalo ngasih obat.
En : Enaknya gimana ?
Tr : Iya mas, kan kalo Dr. Kml ngasih obat suka segambreng, obat pilek beda, obat batuk beda, obat panas beda, yang ada pulang dari dokter anak disuruh minum macem2 obat, kan susah... Nah kalo Dr. Lk itu udah diracik, jadinya anakku kalo minum obat palingan cuma 1 aja, puyer...
En : Oh gitu ya... enak juga tuh, kalo gitu aku ke Dr. Lk aja deh. Anakku lagi pilek nih
Hiksss.... aku yang cuma bisa ngedengerin mirissss banget dengernya. Mo meluruskan tapi kok ya ga pas waktu dan tempat. Tapi ngediemin jg akunya rasanya gimanaaa gitu..
Padahallll... obat segambreng sama obat puyer kan isinya samaaa... sama sama segambreng....
Padahal kalo cuma batuk , pilek, demam mah kagak usah dikasih obat,
Padahal nyari dokter ya bukan cuman minta dikasih obat, tapi konsultasi dongg....
Ya ampun... kasian anak2 mereka... semoga diberi kesembuhan dan ibu bapaknya cepet ngeh akan kekeliruannya...
Dari hari jum'at kemaren perut dah ga karuan... padahal rasanya ga makan yg aneh2. sarapan bawa dari rumah, makan siangnya ditraktir di resto mewah yg ga mungkin kotor lah makananya, malem ditraktir lagi ama temen yg mau naik haji di rumah makan sunda, dan aku yg ga biasa makan malam ya ga makan banyak2 kok, cuman ikan goreng sedikit aja ga pake nasi. pulang dari sono mulai mules, aku cuekin dan aku minumin air hangat aja biar ga lemes. Hari Sabtu dan minggu tetep aja masih ga karuan nih perut.. mules banget .. bolak balik kamar mandi , dan ternyata abang juga ikut2an diare.. huaaaaaa repot banget jadinya. Tapi yaaa seperti biasa, mungkin karena perempuan lebih kuat nahan sakit secara dah pernah ngerasain yg lebih sakit , makanya aku ga gitu dibawa lemes dan kesel.. cuma aku terusss perbanyak minum supaya ga dehidrasi aja. Nah kebalikan ama si abang... dia tiap mules , berisik deh ... ngomel2, kesel sendiri.. hehhe... maksa minum obat, aku bilang ga usah, dah aku bikinin teh anget pahit, eh malah marah.. ya udah deh... minum lah dia obat, baru deh tenang... ya gitu deh, jadinya aku yg sbtlnya jg mules jadi ga berasa mules krn ngurus abang yg ternyata lebih heboh kalo sakit  . Hari senin kita ber2 masih diare.. alhasil ga masuk kerja , lemes banget boooo... cuman istirahat di rumah skalian bantuin putri belajar karena dia ulangan formatif. Hari ini... dah kerja lah.. mau dipelototin boss emangnye  , tapi masih rada ga beres nih perut. Tadi ada sarapan gratis bakwan malang, ga brani make sambel2, cuma baso ama kuah aja... hiks... daripada mules lagi ... Start to work... males banget... ga konsen euy... but ada deadline.. ya udah deh berdoa aja biar aku ga bolak balik KM aja... cape deehh... hari ini sengaja bangun lebih pagi, karena Putri dan abang minta dibawain bekel nasi ... Ya mudah2an cepet sembuh dan sehat lah ...
Info dari milis Asi For Baby... Berguna bagi yg lagi hamil ataupun yang lagi nyusuin...
Dear Smart Parents (SPs),
Dalam rangka turut menyebarkan edukasi mengenai ASI & menyusui, kami akan menyelenggarakan kelas perdana ASI, yaitu Kelas ASI bagi ibu hamil.
Kelas ini diperuntukkan ditargetkan untuk ibu hamil, para calon ibu /calon ayah yang ingin mempelajari lebih jauh mengenai hal-hal seputar asi di awal masa menyusui. Namun demikian kelas ini juga terbuka bagi siapapun yang ingin mempelajari hal-hal seputar menyusui di awal pasca kelahiran.
Bahasan yang akan disampaikan antara lain : - ASI eksklusif vs susu formula : Keunggulan ASI bagi bayi & ibu - Persiapan menyusui : Kapan & bagaimana saat tepat mempersiapkannya - Tips "window shopping" tempat bersalin sayang ibu & bayi - Iniasi Menyusu Dini (IMD) : Apa saja manfaatnya, mengapa bermanfaat & bagaimana melakukannya - Cara kerja produksi ASI - Teknik menyusui bayi : Pelekatan yg tepat & posisi menyusui yg benar - Mengenali tanda kecukupan ASI pada bayi - Kiat-kiat agar ASI lancar di awal masa menyusui - Cara memerah ASI & memberikan ASI perah ke bayi
Materi tersebut akan disampaikan dalam bentuk teori praktis dan juga demo melalui media video dan alat peraga (breast model dsbnya). Agar lebih nyaman & fokus, kelas dibatasi hingga 15-20 orang peserta.
Kelas perdana Kelas ASI Bumil akan diadakan :
Hari/tanggal : Minggu, 30 September 2007 Waktu : 09.00 - 12.00 WIB Tempat : Markas Sehat Komplek PWR Jl. Taman Margasatwa No. 60 Jati Padang Ragunan -Jakarta Selatan Biaya : Rp. 50.000,- / orang atau Rp. 80.000,- / couple (Biaya tsb termasuk snack box, makalah dan Video Inisiasi Menyusu Dini)
Untuk informasi pendaftaran lebih lanjut (cara pembayaran, denah lokasi, dsbnya) silahkan menghubungi email : anovita@cbn. net.id (Ade Novita)
Untuk pertanyaan seputar Kelas ASI Bumil dan Kelas ASI lainnya, silahkan hubungi : Lsoraya@cbn. net.id (Luluk) / anovita@cbn. net.id (Ade Novita) / caeciliapudjiastuti @yahoo.com (Sisil)
Yuk belajar yuk ! Keep the spirit, keep breastfeeding. Salam sehat, salam ASI
Tim ASI - Yayasan Orang Tua Peduli (YOP) (Luluk Lely Soraya I - Ade Novita -Vida Parady - Caecilia Pudjiastuti -Esthetika Wulandari )
Baru Baca dari Web sehat, ternyata ga bagus juga mengkonsumsi jus buah dalam jumlah yang berlebihan.. asli loh baru tahu ... padahal kmrn2 aku sll nyuruh bocah2 dirumah utk rajin minum jus , baik dalam bentuk kotak maupun di gelas.. Mungkin juga ini salah satu penyebab gigi2 anak2ku pada kurang bagus kali yaaa..... tapi untungnya mereka sih juga hobbi banget makan buah potong... tp biasanya emaknya yg suka pengen simple , ga beli buah, eh diganti ama jus ... padahal... bagusan buah potong kali buuuu.... ;)) Ya sud lah... abis ini akan dikurangi konsumsi jus kotaknya... dan kembali beralih ke buah aslinya... pepaya... mangga... pisang.. jambu... Dibeli.. dari pasar minggu.. Disana banyak penjualnya... Dikota banyak pembelinya... (loh kok malah nyanyi... :D Artikel lengkapnya nih dibawah ini or visit langsung ke http://www.sehatgroup.web.id/Jus Buah dan Anak Anda Sebagai orang tua, Anda mungkin sudah mengetahui bahwa soft drinks dan minuman bersoda bukan pilihan yang terbaik bagi anak Anda karena kandungan nutrisi yang rendah, berkalori yang tinggi, dan dapat menyebabkan obesitas dan pengeroposan igi. Tapi Anda mungkin terkejut saat mengetahui bahwa jus buah, yang sering dianggap sebagai bagian penting dati makanan bayi dan anak anda, bukanlah pilihan yang terbaik pula. The American Academy of Pediatrics (AAP) Committee on Nutrition telah melakukan penelitian mengenai konsumsi jus buah pada bayi, balita, anak dan remaja. Jus buah didefinisikan sebagai jus murni, yang pada umumnya terdiri dari air dan juga karbohidrat (gula), sedikit protein dan mineral, serta vitamin dan kalsium. Jus buah tidak mengandung protein, lemak, mineral, atau vitamin selain vitamin C dalam jumlah yang signifikan. Jus buah mempunyai kandungan karbohidrat (gula) yang besar, sehingga jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak, dapat menyebabkan diare, nyeri perut, kembung dan gas dalam perut/usus. Selain itu, kebanyakan jus tidak mengandung serat – jadi jus buah tidak memberikan keuntungan nutrisi yang berarti dibandingkan buah segar. Selain itu konsumsi jus buah dapat mengganggu kemampuan anak untuk mengembangkan kebiasaan makan buah-buahan. Jadi, jangan jadikan jus buah sebagai pengganti kebutuhan anak Anda terhadap nutrisi dalam buah-buahan. jangan dijadikan pengganti buah-buahan. Sebagian jus buah atau minuman sari buah yang dijual di pasaran diberikan tambahan kalsium untuk menghasilkan gigi dan tulang yang sehat dan kuat. Tetapi konsumsi jus buah dapat menyebabkan pengeroposan gigi jika anak diperbolehkan untuk memegang jus dalam botol, cangkir atau kemasan kotak sepanjang hari atau saat waktu tidur. Selain itu, minuman sari buah – yang bukan jus buah murni – dapat mengandung pemanis tambahan, perasa buatan dan bahan-bahan lainnya. Studi AAP menunjukkan bahwa pemberian jus buah pada anak usia 4-6 bulan – terutama yang pernah mengalami kolik - sebelum mereka diperkenalkan dengan makanan padat, dapat mengakibatkan kesulitan penyerapan karbohidrat. Anak yang rentan terhadap kolik akan menjadi rewel, mengalami gangguan tidur dan memiliki lebih banyak gas dalam usus/perut, setelah meminum jus tertentu, seperti apel dan pear. Dalam laporannya, komite tersebut juga menyatakan bahwa anak dapat terkena penyakit akibat makanan, dikarenakan mengkonsumsi jus yang tidak terparturisasi. Pemberian jus buah pada bayi yang belum mendapatkan makanan padat dapat menyebabkan malnutrisi jika jus tersebut digunakan sebagai pengganti ASI atau susu formula yang mengandung lebih banyak protein, zat besi, kalsium, dan lemak daripada jus. Selain itu, jika jus diminum langsung dari botol atau cangkir, maka gula yang terkandung dalam jus akan menyebabkan pengeroposan gigi. Anak balita cenderung mengkonsumsi jus buah secara berlebihan karena rasanya yang lezat, hal ini dapat berakibat dengan pengeroposan gigi, diare, obesitas, atau malnutrisi. Walaupun remaja dan anak yang lebih dewasa cenderung mengkonsumsi jus dalam jumlah yang lebih sedikit, mereka juga dapat terkena obesitas jika mereka mengkonsumsi jus secara berlebihan. AAP memberikan rekomendasi terbarunya mengenai pemberian/konsumsi jus buah pada bayi dan anak-anak: * Jus buah tidak boleh diberikan pada bayi di bawah 6 bulan. * Setelah 6 bulan, bayi tidak boleh mengkonsumsi jus buah dari botol dan cangkir, yang menyebabkan mereka dapat dengan mudah meminumnya sepanjang hari. (Jangan biarkan anak menghisap jus buah dari botol dan cangkir, berikan jus buah saat waktu makan) * Bayi tidak boleh diberikan jus buah saat waktu tidur. * Untuk anak usia 1 sampai 6 tahun , konsumsi jus harus dibatasi sebanyak 4-6 ons per hari (kira-kira 110-165 ml per hari). * Untuk anak usia 7 sampai 18 tahun, konsumsi jus harus dibatasi sebanyak 8-12 ons per hari (kira-kira 230-330 ml per hari). * Anak-anak harus didorong untuk mengkonsumsi buah-buahan (potong). AAP menyatakan bahwa jus buah murni adalah sehat jika diberikan dalam jumlah yang tepat bagi bayi dan anak-anak. Konsumsi jus buah yang berlebih menyebabkan malnutrisi, diare, berbagai penyakit perut, dan pengeroposan gigi. Jika anak Anda susah makan, perhatikan jumlah jus buah yang dikonsumsinya, ia mungkin kenyang karena minum jus sehingga tidak ada ruang lagi untuk makanan yang lebih sehat. Jika anak Anda terlalu banyak mengkonsumsi jus buah, Anda bisa mengurangi jumlah konsumsinya dengan secara bertahap menambahkan air pada jus. Dan ingat, air dan susu (sapi dan kedelai) adalah minuman yang lebih sehat untuk anak Anda. Sumber * http://www.disabilityuk.com/health/obesity/health10.htm * http://www.aap.org/advocacy/archives/maystudies.htm * http://www.aap.org/mrt/May01.htmDian Safitri
Kesampean juga nemuin Markas Sehat , dengan tujuan imunisasi Fadhl, skalian konsultasi kesehatan anak2 dan nanyain kondisi Bapak yg selalu pusing2.
Sebetulnya rencananya mau hari Selasa, cuma karena ada kerjaan ,jadinya diundur jadi hari Rabu dan yang jaga di sana adalah Dr.Apin.
Jadilah pagi2 kita ke lab dulu buat cek urin-nya kaka sama cek darah bapak. jam 2 siang selesai dan langsunglah kita serombongan bogor berangkat menuju Markas sehat.. Sempet bingung juga nyari alamatnya, karena salah instruksi dari temenku. Dan setelah nelfon berulang2 ke Markas sehat, akhir nya nemu juga deh .....
Dokter Apin udah ada dan langsung diserbu ama 3 bocah yang berisik sama dd Fadhl yg pasrah krn belom bisa ikutan berisik. Untungnya suasana disana friendly banget, anak2 langsung diajak mewarnai dan kita ngobrol dengan tenang dan nyaman banget. Setelah konsul dan liat jadwal imunisasi anak2 yang udah dilaksanain, akhirnya ditetapinlah imunisasi saat ini yg harus dikerjakan buat Fadh ama Maisaan.
Dapatlah Fadh imunisasi combo DPT + Hib plus polio sedangkan Maisan ditambah ama MMR yang udah telah banget .. (gara2 emaknya ga nyadar pentingnya imunisasi) Karena diajak ngobrol dan Dr.Apin nya tenang dan mau becanda ama anak2, jadinya mereka ga pake acara nangis pas disuntik... fiuuuhhh tenangnya.... Sebetulnya mas Ghi juga shrsnya imunisasi, cuma krn takut panasnya barengan nanti malam, wah bakal repot nih, jadi mending Ghi ditunda dulu minggu depan..
Smalam bener aje, Fadh ama Maisaan rewel... ga demam sih.. cuma mungkin pegel aja . Yang ada aku dan suami gantian gendong mereka. dan sekarang... ngantuk beraaatttt...
Salut buat YOP (yayasan Orangtua Peduli) dan milis Sehat yang peduli banget sama kesehatan dan sampe mendirikan klinik yg bener2 ramah dan mau menjadikan pasien sebagai partner diskusi... Mudah2an Markas Sehat sukses terus dan bisa berdiri dibanyak kota ..
Tulisan ini bahan buku imunisasi yg diambil dari berbagai sumber, WHO, AAP, IDAI Indikasi kontra imunisasi. Pada dasarnya, sedikit sekali kondisi yang menyebabkan imunisasi harus ditunda. Pilek, batuk, suhu sedikit meningkat, bukan halangan untuk imunisasi. Beberapa kondisi di bawah ini bukan halangan untuk imunisasi: - Gangguan saluran napas atas atau gangguan saluran cerna ringan - Riwayat efek samping imunisasi dalam keluarga. - Riwayat kejang dalam keluarga. - Riwayat kejang demam - Riwayat penyakit infeksi terdahulu - Kontak dengan penderita suatu penyakit infeksi - Kelainan saraf menetap seperti palsi serebral, sindrom Down - Eksim dan kelainan lokal di kulit - Penyakit kronis (jantung, paru, penyakit metabolik) - Terapi antibiotika; terapi steroid topikal (terapi lokal, kulit, mata) - Riwayat kuning pada masa neonatus atau beberapa hari setelah lahir - Berat lahir rendah - Ibu si anak sedang hamil - Usia anak melebihi usia rekomendasi imunisasi Kondisi dimana imunisasi tidak dapat diberikan atau imunisasi boleh ditunda: - Sakit berat dan akut; Demam tinggi; - Reaksi alergi yang berat atau reaksi anafilaktik; - Bila anak menderita gangguan sistem imun berat (sedang menjalani terapi steroid jangka lama, HIV) tidak boleh diberi vaksin hidup (polio oral, MMR, BCG, cacar air). - Alergi terhadap telur, hindari imunisasi influenza dr wati http://www.sehatgroup.web.id/
Baru buka Web sehat dan nemu info baru tentang klinik yang rasional, didirikan oleh Yayasan Orangtua Peduli dan didukung oleh WHO. Klinik tersebut dibuka sejak 13 Agustus 2007 ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pengobatan yang rasional. Nama klinik tersebut adalah : MARKAS SEHAT (PRAKTEK dr. EMIRA OEPANGAT & ASSOCIATES)Jl. Margasatwa No.60, Jati Padang-Jakarta SelatanJam Praktek: 16.00 - 20.00wib (dengan perjanjian)Telepon : 021 - 71284653
Pelayanan: - Konsultasi dan pemeriksaan umum (dewasa dan anak-anak)
- Imunisasi
- Bedah minor (sirkumsisi)
Tim dokter: - dr. Arifianto
- dr. Astrid Saraswaty Dewi
- dr. Farian
- dr. Indra
- dr. Tantur
Peraturan pendaftaran: - Pendaftaran pasien dilakukan per telepon maksimal 1 hari sebelum hari H. Untuk menjamin pelayanan dan kenyamanan pasien, jumlah pasien terbatas 20 pasien/hari.
- Pendaftaran yg dibatalkan, mohon diberitahukan ke Klinik
- Pemeriksaan akan diurut berdasarkan kedatangan
Alhamdulillah.. akhirnya terwujud juga klinik yang mudah2an bisa membawa masyarakat Jakarta ke arah kesehatan yang lebih baik, dan barangkali juga bisa memicu klinik2 di daerah lain untuk bertindak yang sama. Aku pribadi pernah kesulitan untuk memperoleh RS dan dokter yang RUD (rational Using of Drugs), dan baru kemarin aja ketemu dokter yang RUD. Tapi dengan didirikannya Markas Sehat ini, akan mempermudah aku dan keluargaku untuk konsultasi dengan dokter2 yang ga sembarangan ngasih obat dan yg jelas ga berbasis money oriented. Be Smarter and Be Healthtier.... (sumber : Web Sehat http://www.sehatgroup.web.id/ )
Agenda untuk PESAT sesi II akan dibahas masalah Rational Use of Drugs, Antibiotik dan tumbuh kembang anak. Pembicara Dr.Purnamawati dan Dr.Farian.
Ringkasan masalah RUD ; oleh Dr.Purnamawati : 1. Penggunaan obat secara rasional adalah pemberian obat secara tepat pada pasien yang tepat, untuk indikasi yang tepat, dalam dosis yang tepat, dengan cara pemberian yang tepat, dalam jangka waktu pemberian yang tepat. 2. Pola pengobatan yang hanya bertujuan untuk mengurangi gejala bisa mengarah pada pola pengobatan yang tidak rasional , karena : - Ada kemungkinan diagnosisnya justru tetap tidak diketahui - Adanya kemungkinan polifarmasi (memberikan beberapa obat sekaligus pada saat bersamaan) - Potensial pemberian obat yg sebenarnya tak dibutuhkan 3. Paling tidak ada tiga hal yang perlu diwaspadai perihal pemakaian obat : - Kemungkinan interaksi antar satu obat dengan obat lainnya - Kemungkinan efek samping dan pengetahuan akan indikasi kontra pemberian suatu obat - Kepedulian perihal rasio untung ruginya 4. Berbagai efek yg bisa ditimbulkan akibat kombinasi beberapa obat adalah sbb: - Interaksi obat adalah suatu kondisi dimana pemberian 2 obat atau lebih menyebabkan timbulnya efek yang BERBEDA dari yg semula direncanakan - Efek samping -> timbulnya efek negatif suatu obat - Indikasi Kontra -> suatu kondisi kesehatan yg menyebabkan yg bersangkutan dianjurkan utk tdk mengkonsumsi obat tertentu 5. Pada Apotik, pemberi obat hrs memberikan dan menempelkan label yg tepat pd obat yg diberikan dan memberikan informasi yg obyektif perihal obatnya serta memberitahu pasien cara mengkonsumsi obat dg tepat atau mengikuti atau taat pada jadwal perawatan yg telah diberikan 6. Masih banyak pasien yg lebih memilih dan senang mendapat obat melalui suntik yg sebenarnya dpt diberikan dlm bentuk lain. Pemberian obat melalui suntik banyak resikonya. Selain krn tindakan itu invasif dengan resiko infeksi dari luar masuk ke dalam tubuh, biaya obat juga lebih mahal. 7. Masih adanya ketidaktepatan dosis, terutama dosis untuk bayi dan anak. Hal ini dapat dikurangi dgn penggunaan dosis standar berdasarkan usia dan berat badan 8. Masih banyaknya dokter yg memberikan obat tanpa bukti pemeriksaan penunjang pd kasus2 dimana pemeriksaan tsb penting dlm menegakkan diagnosis. Misalnya memberikan antibiotik spektrum luas untuk kasus ISK tanpa memeriksaan urin rutin dan urin kultur. Jika pemeriksaan dilakukan akan sangat membantu penegakkan diagnosis dan pemilihan obat yg tepat sesuai dg penyakit
Ringkasan Masalah Cara memantau Pertumbuhan Anak : Oleh Dr. Farian 1. Penilaian pertumbuhan tidak hanya berdasarkan penglihatan semata, tidak berdasarkan subyektivitas, tetapi harus menggunakan alat/tools atau parameter khusus, yaitu paramater yang stabil dan dilakukan evaluasi secara kesinambungan 2. Tools yang biasa digunakan: - Growth Chart (kurva pertumbuhan); yaitu suatu tabel yg digunakan utk mengukur dan mendokumentasikan perkembangan berat badan dan tinggi badan anak. Penggunaan Growth chart ini harus dibedakan jenis kelamin karena pola dan laju pertumbuhan berbeda - Body Mass Indeks/BMI (indeks masa tumbuh); yaitu tabel yg digunakan utk memantau kadar lemak tubuh 3. Pada Kurva pertumbuhan, akan terlihat 7 kurva dg pola yg sama. Tiap kurva mewakili Persentil (P) berbeda, yaitu P5, P10, P25, P50, P75, P90 dan P95. P50 menunjukkan rata-rata nilai pada umur tersebut. Pertumbuhan anak di plot pada persentil2 tsb. Jika anak umur 4 th berada pada P20, artinya 80% dari anak2 sebayanya memiliki berat badan diatas anak tsb dan 20% lainnya memiliki BB dibawah anak tsb. 4. Jika pola grafik naik tajam atau turun drastis atau grafik berada pd kurva paling ekstrim (diluar semua kurva) maka anak tsb bisa dikategorikan underweight (anak dg BB dibawah P5) atau overweight / beresiko obesitas (anak dg BB di P85) dan obesitas untuk anak yg berada di P95 keatas. 5. Grafik ini adalah alat ukur yg berharga, namun jgn terfokus pd angka2 atau kurva grafik. Angka 2 tsb hrs dilihat sbg suatu trend. Grafik pertumbuhan dpt jg memberikan kesan yg salah ttg kondisi pertumbuhan anak. Contoh jika anak memiliki TB di P5, bukan berarti ia memiliki masalah kesehatan, apalgi jika pola grafik atau trend kurva menunjukkan bahwa ia memang selalu berada di kurva P5 sejak bayi. Analisanya bisa jadi anak mendapatkan gen pendek dari ortunya yg jg pendek 6. Grafik pertumbuhan yg dipergunakan sejak bayi akan menunjukkan bagaiman pertumbuhan anak kita dibanding dg anak sebayanya. Selain itu pola tsb juga menunjukkan bagaimana pertumbuhan sang anak dari pengukuran sebelumnya. 7. Failure to thrive (gagal tumbuh); adalah suatu kondisi dimana pertumbuhan tidak berjalan sesuai yg diharapkan. Disebabkan oleh berbagai factor penyebab: - Non Organic ; terdapat masalah dalam asupan makanan namun tdk ada penyakit atau kondisi medis yg mendasari, missal asupan diet yg dibatasi, cara pemberian makan yg kurang tepat, kurang perhatian terhadap makan anak, neglected(anak terabaikan), kemiskinan - Organic ; ada penyakit atau kondisi medis yg mendasari, misal kelainan fungsi ginjal, kelainan hormon(endoktrin), kelainan metabolisma, kelainan pencernaan, kelainan kromosom, Gastroesphageal Reflux Disease, tiberkulosis - Mixed; terdapat masalah dan kondisi medis yg mendasari. Hal ini dapat diterapi dengan pengobatan yg sesuai, pemberian kalori tambahan, konsultasi pada ahli gizi/DSA, dan ortu harus mempelajari ”appropriate feeding” 8. Obesitas ; bila berat badan melebihi BB yg seharusnya. Penyebabnya bisa karena pola makan yg salah (pola makan tinggi lemak sedikit serat), pola asuh yg tdk tepat (anggapan umum anak kecil harus gemuk), faktor genetik, family bad habit (variasi makanan terbatas, nonton sambil makan, fast food habit, dsb), kurang aktivitas fisik, dan medikal problem (gangguan fungsi hormon) 9. Obesitas merupakan faktor resiko dari timbulnya penyakit : Diabetes, Penyakit jantung & kolesterol tinggi, hipertensi usia dini, lemak yg menumpuk (sirosis), resiko osteoporosis usia dini , dan menghambat perkembangan motorik anak 10. Terapi yg dapat dilakukan pada anak obesitas adalah : Ubah pola pikir bahwa sehat itu harus gemuk, perbanyak aktivitas anak, tingkatkan pola makan sehat.
Dapet info dari milis Sehat, mdh2an berguna bagi penggemar teh celup ..
Memilih Teh.. Seperti yg sdh kita ketahui, ada tiga jenis teh di pasaran dilihat dari bentuknya, yaitu teh celup, teh daun atau teh serbuk seduh, dan teh bubuk instan. Masing-masing jenis teh bisa dipilih sesuai kebutuhan. Anda tentu sering minum teh menggunakan teh celup. Selain karena suka rasa teh, mungkin Anda minum teh karena yakin akan berbagai khasiat teh. Misalnya, teh merah untuk relaksasi, teh hitam untuk pencernaan, atau teh hijau untuk melangsingkan tubuh. Namun, apa Anda terbiasa mencelupkan kantong teh celup berlama-lama? untuk Teh Celup, biasanya bubuk teh dibungkus sejenis kertas berpori-pori halus yang tahan panas. Selalu baca label kemasan teh untuk memastikan jenis teh dan tanggal kadaluarsanya.Mungkin, pikir Anda, semakin lama kantong teh dicelupkan dalam air panas, makin banyak khasiat teh tertinggal dalam minuman teh... Padahal, yang terjadi justru sama sekali berbeda! Kandungan zat klorin di kantong kertas teh celup akan larut. Apalagi jika Anda mencelupkan kantong teh lebih dari 3-5menit. Klorin atau chlorine, zat kimia! yang lazim digunakan dalam industri kertas. Fungsinya, disinfektan kertas, hingga kertas bebas dari bakteri pembusuk dan tahan lama. Selain itu, kertas dengan klorin memang tampak lebih bersih. Karena disinfektan, klorin dalam jumlah besar tentu berbahaya. Tak jauh beda dari racun serangga. Banyak penelitian mencurigai kaitan antara asupan klorin dalam tubuh manusia dengan kemandulan pada pria, bayi lahir cacat, mental terbelakang, dan kanker. Nah, mulai sekarang, jangan biarkan teh celup Anda tercelup lebih dari 5 menit. Atau, kembali ke cara yang sedikit repot, misal menggunakan daun teh atau teh serbuk / bubuk. Buat yang pernah berkunjung ke pabrik kertas/pulp, mungkin tahu bahwa chlorine ini adalah senyawa kimia yang sangat jahat dengan lingkungan dan manusia, khususnya dapat menyerang syaraf dsb! Dari kejauhan pabrik mudah dilihat jika ada asap berwarna kuning yang mengepul dari pabrik, itu bukan asap biasa tapi chlorine gas. Makanya industri ini mendapat serangan hebat dari LSM lingkungan karena hal di atas disamping juga masalah kehutanan. Kertas terbuat dari bubur pulp yang berwarna coklat tua kehitaman. Agar serat berwarna putih, diperlukan sejenis bahan pengelantang (sejenis rinso/baycline) senyawa chlorine yang kekuatan sangat keras sekali! Kertas sama dengan kain, karena memiliki serat. Kalau anda mau uji bener apa tidaknya, silahkan coba nanti malam bawa tissue ke Studio East, lihatlah tissue akan mengeluarkan cahaya saat kena sinar ultraviolet dari lampu disco! Berarti masih mengandung chlorine tinggi. Kalau di negara maju, produk ini harus melakukan proses neutralization dgn biaya cukup mahal agar terbebas dari chlorine dan dapet label kesehatan. Tissue atau kertas makanan dari negera maju yang dapat label Depkesnya tidak bakalan mengeluarkan cahaya tsb saat kena UV. Kertas rokok samimawon, bahkan ada calsium carbonat agar daya bakarnya sama dengan tembakau dan akan terurai jadi CO saat dibakar. Di Indonesia tidak ada yang kontrol, jadi harap berhati-hati.
(kiriman Anggun Zuma Riany)
Nerapin ilmu sehat buat keluargaku dah aku jalanin dengan prinsip step by step. Langkah awal yang aku rasa penting adalah bagaimana menyikapi penyakit harian pada anak2ku. Dan saat ini aku bisa terhindar dari rasa panik bila anak2 kena pilek, batuk, muntah atau diare. Terapi sehat sudah aku jalankan dan Alhamdulillah mereka sudah terhindar dari AB dan akupun lebih tenang dalam menyikapi segala keluhan mereka. Seperti yang bunda Wati selalu pesankan, kuasailah penyakit harian dan ketahuilah dengan jelas kapan harus ke dokter. Langkah kedua yang sudah aku mulai lakukan adalah dalam konsumsi susu untuk keluargaku. saat ini memang yg baru berhasil aku laksanakan hanya kepada Putri dan Ghi. Alhamdulillah juga putri sudah berhasil berhenti minum susu dari botol dan hanya minum saat bangun tidur dan sebelum tidur, itupun dengan susu UHT/pasteurisasi bareng sama aku. Siang2 sbg bekal disekolah dia bawa susu bantal or ultra kemasan kecil. Proses pengberhentian kebiasaan menyusunya dari botol ke gelas ternyata tidak sesulit yg aku bayangkan, dengan sedikit pendekatan pembicaraan dan penjelasan mengenai buruknya akibat dari nyusu pake botol serta manfaat yg bisa diterima dari minum susu UHT ternyata bisa diterima dg baik. Cuma untuk Ghi dan Maisaan masih sulit. Ghi sih udah ngurangin susu formulanya, cuma belom bisa berhenti total walalu cuma malam saja sebelum tidur tapi tetap dia nyusu dari botol. Maisaan pertama dikasih susu UHT lgsng tau dan komplain, katanya Ga enak bunda... ya jelas aja, biasanya kan minum formula rasa madu, sekarang yg tanpa rasa. Akhirnya aku campurin dulu dg formula. Cuma masalahnya pembantu dirumah suka susah dibilangin, padahal dah dikasih tau caranya, tapi krn males kali yaa.. akhirnya ya dikasihnya susu formula lagi dehhh.... Tapi tetep usaha kok buat ngurangin asupan gula bagi tubuh mereka. Hope it can works. Sekarang mulai pembenahan mengenai tumbuh kembang mereka. Aku sangat sadar bahwa aku sangat tidak mengawasi pertumbuhan mereka, tidak pernah memplot BB dan TB merekaa, dan yg lebih menyedihkan, imunisasi mereka sangat berantakan dan banyak yang tertinggal. Hari ini aku dah mulai check list lagi daftar imunisasi yg sudah dijalanin mereka dan aku janji akan mulai membenahi dengan konsultasi ke dokter Eka . Diagram plot BB dan TB juga dah aku print, kemarin dah beli pengukur TB, jadi tiap bulan aku bisa memantau perkembangan mereka. Fiuuhhh... betapa banyak ketertinggalanku.. tapi aku ga mau nyerah, ga ada kata terlambat. Yang jelas aku ingin menata hidupku dan keluargaku ke arah yg lebih baik... Doakan ya.....
Demam Berdarah Dengue
Tanda-tanda Demam Berdarah Dengue (DBD): 1. Demam tinggi mendadak tanpa sebab yang jelas, berlangsung 2-7 hari. 2. Manifestasi perdarahan. 3. Trombositopeni atau jumlah trombosit kurang dari 100.000/μl. 4. Hemokonsentrasi atau peningkatan hematokrit lebih dari 20 persen. 5. Disertai dengan atau tanpa pembesaran hati (hepatomegali). 6. Renjatan (syok). 7. Gejala klinik lain, seperti nyeri otot, anoreksia, lemah, mual, muntah, sakit perut, diare, konstipasi, dan kejang.
Proses penularan: 1. Penularan pada umumnya melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti, namun juga bisa ditularkan oleh Aedes Albopictus, nyamuk yang biasa hidup di kebun. 2. Dalam tubuh orang yang terinfeksi virus dengue akan terbentuk zat antibodi yang spesifik sesuai dengan jenis dengue yang masuk. Gejala dan tanda yang timbul ditentukan oleh reaksi antibodi dengan antigen yang ada dalam virus dengue yang baru masuk. 3. Virus dengue berada dalam darah selama 4-7 hari. 4. Jika penderita DBD digigit nyamuk penular, virus dalam darah akan ikut terisap ke dalam lambung nyamuk. Selanjutnya virus akan memperbanyak diri dan tersebar di berbagai jaringan tubuh nyamuk termasuk di dalam kelenjar liurnya. 5. Kira-kira 7 hari setelah mengisap darah penderita, nyamuk siap menularkan kepada orang lain (masa inkubasi ekstrinsik). Virus akan tetap berada dalam tubuh nyamuk sepanjang hidupnya. 6. Air liur nyamuk Aedes Aegypti memindahkan virus dengue ke orang lain.
Pertolongan pertama jika dijumpai gejala dan tanda DBD yang tidak sepesifik: 1. Berbaring selama demam. 2. Minum antipiretik (parasetamol) 3 kali 1 tablet untuk dewasa, 10-15 mg/kgBB/kali untuk anak. Asetosal, salisilat, dan ibuproven jangan dipergunakan karena dapat menyebabkan gastritis atau perdarahan. 3. Kompres hangat. 4. Minum yang banyak (1-2 liter/hari), semua cairan dperbolehkan kecuali yang berwarna coklat dan merah (susu cokelat, sirup merah). 5. Bila terjadi kejang, jaga lidah agar tidak tergigit, kosongkan mulut, longgarkan pakaian, dan tidak memberikan apa pun lewat mulut selama kejang. 6. Jika dalam 2 hari panas tidak turun atau timbul gejala dan tanda lanjut, seperti perdarahan di kulit, muntah-muntah, gelisah, dan mimisan, dianjurkan segera ke dokter atau RS.
Pemberantasan nyamuk penular virus dengue: 1. Nyamuk dewasa --> penyemprotan dengan insektisida (fogging atau pengasapan/pengabutan). Penyemprotan ini dilakukan dua siklus dengan interval satu minggu. 2. Jentik --> a. Fisik: melakukan kegiatan 3M, yaitu menguras - menutup tempat penampungan air - mengubur/memusnahkan barang bekas. b. Kimia: menggunakan insektisida pembasmi jentik atau larvasidasi. c. Biologi: memelihara ikan pemakan jentik (ikan kepala timah, ikan cupang, ikan gupi, dan lainnya).
Tempat nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak: 1. Tempat penampungan air untuk keperluan sehari-hati, seperti drum, tangki reservoir, tempayan, bak mandi, dan ember. 2. Tempat penampungan air bukan untuk keperluan sehari-hari, seprti tempat minum burung, vas bunga, perangkap semut, dan barang-barang bekas (ban, kaleng, botol plastik). 3. Tempat penampungan air alamiah, seperti lubang pohon, lubang batu, pelepah daun, dan tempurung kelapa.
Mengenal nyamuk Aedes Aegypti: 1. Badannya kecil, berwarna hitam berbintik putih. 2. Kemampuan terbang nyamuk betina Aedes Aegypti berkisar antara 40 meter hingga 100 meter. Namun secara pasif dapat lebih jauh jika terbawa angin atau kendaraan. Nyamuk tidak dapat berkembang biak di atas ketinggian 1.000 meter karena suhu udara terlalu rendah. 3. Perkembangan dari telur sampai menjadi nyamuk berlangsung selama 10 hari. 4. Nyamuk yang terinfeksi virus, masih dapat bertahan hidup berkisar 15 sampai 65 hari.
sumber: Kompas edisi 3 Feb 2007
Pola hidup sehat sudah mulai aku terapkan buat anak2ku dan keluargaku. Walau masih susah utk ngasih pengertian kekeluarga besarku dan lingkunganku, tapi setidaknya suamiku masih sangat mempercayai aku dengan ilmu yg aku dapat dari teman2 di milis Sehat. Masalah penyakit harian sudah dapat kami atasi dengan baik tanpa kepanikan dan penggunaan obat sangat selektif kami lakukan. 2 minggu lalu kami bongkar kotak obat dirumah dan membuang segala macam obat yg ga guna. Yang tersisa cuma Panadol, Minyak Telon, Betadine plus plester untuk luka, kain kasa, serta minyak telon. Oh ya buat ibunya tentu aja cadangan Mylanta.. walaupun cuma sebaris. Sambil beres2 kotak, aku tuh ngerasa mirisss banget, ngeliat begitu banyak asupan kimia buat tubuh anak2ku yg udah aku lakukan selama ini. Mucopect, macam2 obat diare, Smecta, amoxilin, macam2 obat batuk & pilek, obat sariawan, dan belum lagi sisa2 puyer yang berlabel, 'gunakan saat perlu' untuk sekedar gejala penyakit harian saja. Ada kekesalan juga dalam hati ku, betapa bodohnya aku, diera globalisasi dan teknologi, aku sangat tertinggal untuk mengetahui segala hal yang menyangkut kesehatan dan keselamatan anakku, betapa borosnya aku yang telah membuang sekian banyak uang untuk ke dokter dan beli obat yang seharusnya tdk perlu.Betapa kurang tanggapnya aku dengan tidak menggunakan hak2 ku sebagai pasien untuk lebih rinci berkonsultasi dan bukan sekedar Minta obat. But.... tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu ke arah yang lebih baik. Aku cukup bersyukur masih diberi kesempatan untuk dapat mengenal dan memperoleh informasi yang sangat penting ini . Aku masih beruntung memiliki suami yang mendukung segala tindakan ku... dan aku sangat bersyukur karena aku masih diberi waktu untuk memulai hari2 ke arah yang lebih baik dan mencoba untuk menjadi orangtua yang lebih bijak kepada anak2ku.Dengan senyuman aku kubur semua obat2 an itu dengan iringan tekad bahwa aku akan memulai hidup sehat... 
Thanks to all friends .....
Link: http://www.sehatgroup.web.id/Website ttg berbagai informasi kesehatan dari Milis Sehat. Panduan buat aku pribadi dalam menyikapi berbagai penyakit harian dalam rumah ku.
Link: http://www.hypno-birthing.web.idSitus tentang Terapi Hypnotis untuk membantu dalam proses kelahiran. Disitus ini juga ada kisah2 melahirkan, kisah kehamilan dan berbagai info yang cukup berguna. Enjoy this site....
Mempraktekkan sesuatu memang tidak semudah membaca dan mencerna sendiri. Begitu juga yang aku alami untuk mempraktekkan pola hidup sehat pada lingkunganku. Tidak ada sedikitpun niatku untuk menyombongkan diri, hanya apakah aku salah jika aku ingin berbagi apa yang aku tahu untuk meluruskan sesuatu yang bengkok. Suatu kebiasaan yang sudah mengakar memang akan sangat sulit untuk dibenahi, jalan terbaik mungkin adalah dengan mempraktekkan pada diri sendiri dengan harapan akan ada yang mencontoh. Respon memang lama sekali dan sudah berbulan2 aku lakukan hanya segelintir yang menganggap hal itu baik dan tidak sedikit juga yang mencap aku sebagai sok tahu. Hari ini membuat aku kembali berpikir, apa yang salah dengan cara penyampaianku, apa aku yang kurang menguasai sehingga semua berbalik menerjangku dan menuduhku "sok tahu" tadi. Sampai akhirnya tadi aku berpikiran.. "terserah elu deh" .. padahal aku tahu bahwa ucapan itu sama dengan ucapan keputusasaan ku. Betapa mirisnya hatiku saat dengar bahwa pendapatku ttg take it easy to handle common cold pada baby itu menyesatkan. Bahwa apakah aku akan bertanggung jawab jika ternyata apa yg aku ucapkan berbeda dengan kenyataan ? . Bahwa apakah treatmen yg aku sarankan dapat menjadikan anak kita lebih tangguh, bahwa apakah vitamin dan obat2an yg aku tidak sarankan bisa menjamin anak akan tumbuh dengan sehat ? dan bla bla lainnya yang semakin memojokkan aku tanpa memberi aku kesempatan menjelaskan secara tenang dan by fact. Artikel mengenai kesehatan yang aku dapat dari milis Sehat hanya menjadi email sambil lewat bagi mereka. Undangan untuk mengikuti PESAT dan seminar kesehatan lainnya juga hanya menjadi undangan belaka bagi mereka. Sementara hobbi mereka untuk berkunjung kedokter dan mencekoki anak2 mereka dengan antibiotik dan obat2an keras tetap mereka lakukan. Yang satu anaknya dirawat karena radang tenggorokan... (perlukan itu ...?), Yang satu anaknya harus mengkonsumsi MUCOPECT untuk pilek yang mengental ..(Mengerikan...), sementara yang lain memaksakan babynya yang baru 4 bulan untuk makan lantaran kelihatannya babynya kelaparan, yang lain males meres ASI karena ga ada temen buat meres... atau yang lainnya lagi ngasihin PRORIS dan TEMPRA secara bergantian tiap 4 jam sekali saat anaknya panas, walau hanya 38 der C. dan masih begitu banyak lagi prilaku yang menurutku dan aku yakin bunda Wati akan bilang TIDAK PERLU yang dilakukan oleh lingkungan ku. Hmmmmm ... hanya bisa menarik nafas dan berharap semoga aku masih bisa membantu mereka, entah dengan cara bagaimana. Mungkin one step at a time, dan tidak usah memaksakan. Setidaknya aku masih diberi cara untuk tetap memperoleh ilmu dari rekan milis ataupun dari artikel yg aku peroleh dari blog2 bermanfaat lainnya.
Keep on moving and never give up to try making a better world....
Link: http://dewijoris.multiply.comLink Tentang berbagai jenis MPASI, teknik dan resep2 yg sangat berguna untuk diberikan ke anak2. Thanks to Mba Dewi
Secara garis besar dari PESAT Sesi pertama yang diikuti , beberapa point penting adalah sbb : 1. Dokter bukan tempat minta obat, tapi tempat berdiskusi dalam membahas gejala yang dihadapi untuk kemudian disepakati mengenai cara penanganan terbaik terhadap suatu penyakit 2. Pemberian obat harus se-RASIONAL mungkin, tidak semua gejala membutuhkan obat 3. Hampir 90% penyakit harian TIDAK membutuhkan obat, obat terbaik adalah sistem kekebalan tubuh nya sendiri. Yang perlu dijaga adalah asupan makanan dan minuman serta CEGAH dari DEHIDRASI 4. ANTIBIOTIK bukan lah solusi dari penyakit harian, penggunaan antibiotik yang tidak rasional akan merusak sistem imunitas tubuh dan pada akhirnya akan semakin membuat rentan tubuh dari serangan virus / kuman. Berdasarkan penelitian, beberapa kasus penyakit pada hati disebabkan oleh kesalahan pemakaian atau keracunan OBAT. 5. Penanganan terbaik pada kesehatan adalah mengerti mengenai penyakit harian dan tahu dengan pasti kapan harus ke dokter. 6. Beberapa penyakit harian yang biasa terjadi pada keluarga adalah : Batuk, Pilek, Muntah, Diare, Demam 7. Pada infeksi harian tidak membutuhkan obat dan umunya tidak berbahaya. Prinsip penanganan adalah CARI PENYEBAB !! Demam yang tidak tinggi tidak perlu obat . Yang terpenting adalah cegah dehidrasi dan tahu kapan harus ke dokter. 8. Untuk meringankan gejala infeksi harian tersebt dapat diberikan obat pereda seperti PARACETAMOL (yang paling aman efek sampingnya) . Ini bukan untuk mengobati tapi untuk memberi kenyamanan. 9. Be a Smart Parent , diskusikan setiap obat yang diberikan oleh dokter dan tanyakan atau cari setiap efek samping yang dapat ditimbulkan. Cari untung ruginya, bila bisa diatasi dengan tanpa obat, mengapa harus pakai obat. Vitamin , penambah nafsu makan dan segala macam suplemen bukanlah OBAT, karena belum diuji klinis dan keampuhannya tidak dapat dipertanggungjawabkan. Vitamin terbaik dapat diperoleh dari makanan yang bergizi. 10. DEMAM : adalah reaksi tubuh terhadap infeksi dalam tubuh tidak butuh obat, beri paracetamol bila panas sudah mencapai 38,5 der C, bukan utk mengobati, tapi utk memberi kenyamanan. Beri minum yg banyak dan segala makanan yg diinginkan anak. Pantau sampai dengan 72 jam sejak mulai panas. Jika demam tidak disertai batuk-pilek, segera tes Urin untuk menyingkirkan kemungkinan ISK (Infeksi Saluran Kemih). 11. DEMAM BERDARAH : Anak bayi umumnya tidak terserang demam berdarah. Anak yang terkena demam berdarah akan amat sangat lesu (pd dasarnya semua anak sakit pasti tidak seaktif anak sehat, tapi pada anak DB akan terkulai lesu sekali), disertai mual hebat sampai dengan muntah2. Demam berkepanjangan BELUM TENTU demam berdarah., Kadar TROMBOSIT TIDAK mencerminkan DB karena semua infeksi virus bisa menyebabkan penurunan kadar trombosit. DB ditentukan oleh nilai Hematokrit yang meninggi dan IgG Dengue dan IgM Dengue yg ++ . Jangan berikan obat jenis IBUPROFEN karena dapat memicu pecahnya pembuluh darah . Test darah dilakukan jika demam dalam 72 jam tidak membaik, timbulnya bintik merah (tidak selalu), suhu turun tapi anak semakin lemah dan setelah Cek urin tidak ada indikasi ISK 12. TYFUS : Anak terkena tifus umumnya diatas 2 thn ketika mereka sudah mengkonsumsi makanan luaran dan sudah tidak ASI lagi. Anak yang terkena tifus akan tampak kesakitan luar biasa berat dan kita baru curigai tifus bila demam lebih dari 5 hari diserta pegal, sakit kepala, mual & diare ringan. Diagnosa tifus tidak dapat ditegakkan melalui pemeriksaan WIDALL karena di negara endemik tifus seperti Indonesia, hampir semua orang kalau melakuakn uji widall hasilnya pasti positif. Lakukan Gak Kultur kultur darah di cairan empedu, biasanya hasil kultur akan tampak 4-6 hari. Pengobatan diperlukan berdasarkan penilaian klinis. 13. When to go to Doctor : - Bila bayi berusia kurang dari 3 bln dengan suhu lebih dari 38 derC , bila bayi usia 3 – 6 bln dg suhu tubuh lebih dari 38,5 derC dan bayi dan anak berusia lebih dari 6 bln dengan suhu tubuh lebih dari 40 derC , Yang disertai dengan sakit berat, sakit kepala hebat, muntah , kaku leher ada kemungkinan Meningitis - Jika anak tidak mau minum atau sudah mengalami dehidrasi - Menangis terus menerus dan tidak dapat ditenangkan - Tidur terus menerus, lemas dan sulit dibangunkan (Lethargic) - Kejang - Kaku kuduk leher - Sesak napas - Gelisah, muntah, diare - Sakit kepala hebat 14. Obat tidak selalu merupakan jawaban atas gangguan kesehatan yang sedang dialami karena pada dasarnya semua obat dapat meracuni tubuh. Konsumen kesehatan yang rasional tidak akan menuntut obat untuk setiap gejala kesehatan yang dialami (jauhi konsep – A PILL for an ILL)
| |