Eva's posts with tag: baby tips
Memperkenalkan makanan padat ternyata kadang tidak semudah yang dibayangkan. Disini ada beberapa tips yang mudah2an bisa membantu moms untuk memperkenalkan makanan padat pada buah hatinya.
1. Perkenalkan hanya satu jenis makanan baru dan berikan selama 2 sampai 4 hari sebelum perkenalkan makanan yang lain untuk memastikan bayi anda tidak alergi terhadap makanan tersebut.
2. Urutan pemberian makan: - Mulailah pemberian makanan padat dengan makanan yang paling tidak menyebabkan alergi (kadar protein paling rendah), yairtu serelia (beras merah, beras putih, havermut). Campurkan dengan ASI, air atau susu formula hingga semi-cair. - Beberapa ahli gizi merekomendasikan agar sayuran diperkenalkan sebelum buah, karena buah yang rasanya manis akan membuat sayuran yang rasanya kurang manis menjadi tidak menarik untuk bayi. Mulailah dengan sayuran yang rasanya hambar seperti kentang, kacang hijau, labu, zucchini, baru kemudian perkenalkan buah seperti pisang, alpukat, apel, pir, blewah, timun suri. 3. Pangku bayi anda atau dudukkan di kursi makan atau tempat duduk bayi saat anda menyuapi bayi anda. Posisi makan yang semestinya adalah digendong anda atau didudukkan di tempat duduk bayi – pilihlah posisi yang paling aman untuk anda dan bayi anda.
4. Mulai pemberian makanan padat secara bertahap. Untuk mempermudah peralihan, mulailah pemberian makanan padat dengan makanan yang sudah dikenalnya – ASI atau susu formula. Mulailah pemberian makanan padat dengan meletakkan sedikit makan di ujung sendok dan letakkan sendok tersebut di tengah lidah bayi. Lihat reaksi bayi anda. Anda mungkin akan mendapatkan senyum tanda persetujuan atau seringai tanda tidak setuju. Cobalah untuk memperkenalkan satu makanan baru selama tiga kali. Ada kemungkinan bayi anda makan dengan tidak teratur. Ingatlah bahwa pada usia ini anda hanya memperkenalkan bayi anda pada makanan dan tekstur baru.
5. Ketahui kapan harus berhenti memberi makan. Bayi anda akan berhenti makan bila dia sudah kenyang. Jangan memaksa untuk tetap memberi makan. Apabila bayi anda sudah kenyang dia mungkin akan memberikan tanda-tanda sebagai berikut: mengatupkan bibir, menutup mulut, muntah, memainkan atau menggigit puting, memalingkan wajah dari sendok yang didekatkan ke mulutnya, menyandarkan tubuh ke belakang, makan atau minum lebih sedikit dan tertidur. Penting bagi bayi anda untuk merespon tanda-tanda lapar yang timbul dari dalam dirinya sendiri sebagai dasar dari kebiasaan makan yang sehat untuk sepanjang hidupnya. 6. Berikan makanan tanpa tambahan gula atau garam. Bayi anda tidak membutuhkan tambahan gula atau garam. Menambahkan bahan-bahan tersebut tidak akan memperbaiki nilai nutrisi dari makanannya dan membuat bayi Anda menetapkan makanan seperti ini sebagai standar pilihan makanan di masa mendatang. 7. Jangan berikan madu selama 1 tahun pertama. Madu tidak boleh diberikan untuk bayi dibawah 12 bulan. Jangan tambahkan madu pada makanan bayi anda atau mencelupkan dotnya ke dalam madu. Madu terbukti dapat menyebabkan penyakit serius, botulisme yang dapat menyebabkan kematian. 8. Botol harus digunakan untuk cairan seperti susu formula atau air putih BUKAN untuk makanan. Apabila tidak direkomendasikan oleh DSA anda, jangan masukkan jus buah, cereal atau makanan semi cair/padat lainnya ke dalam botol susu karena dapat menyebabkan bayi anda makan terlalu banyak.
9. Gunakan boks bayi untuk tidur, bukan untuk makan. Tidur dengan botol susu bisa meyebabkan berbagai masalah untuk bayi anda.
10. Botol berisi susu, jus atau cairan lain yang mengandung gula bisa berkumppul di gigi bayi anda dan menyebakan terjadinya pembusukan gigi, yang disebut nursing-bottle caries - karies susu.* 11. Minum dari botol sambil tiduran bisa menyebabkan infeksi telinga bagian tengah.
12. Anda pasti tidak menginginkan botol tersebut menjadi empeng (pemberi rasa aman/pengganti ibu). Bangun kebiasaan untuk menyelesaikan minum susu atau makan sebelum menidurkan bayi anda.
Sumber : Web sehat
6 bulan pertama udah terlewati dengan selamat, ALhamdulilah Fadhl bisa lulus ASI Eksklusif tanpa tambahan apapun. Sekarang tahap ke 2 dalam perkembangan nya, yaitu saat diberikan makanan pendamping ASI.
Melihat namanya yang disebut sebagai Makanan Pendamping, maka tentu saja ini bukan sebagai pengganti dari ASI. Tapi sebagai pendamping, yang artinya ASI tetap menjadi makanan utama, dan untuk memenuhi kebutuhan lainnya untuk tubuhnya, diperlukanlah makanan pendampingnya itu. Tahap pengenalan MPASI pada Fadhl ternyata tidak semudah yang dibayangkan, karena memang Fadhl ternyata belom akrab sama yang namanya SENDOK, dan jadilah saat saat awal pemberian MPASI dia tutup mulut dan enggan untuk makan. Tapi jangan mau kalah dong sama baby... tetap usaha dan perlahan, Alhamdulillah dia sekarang tidak bermasalah dengan segala makanannya dan MPASI berjalan dengan sukses. Berdasarkan hasil searching, sharing dan baca2 dari berbagai media, ada hal yang ingin aku sharing ke teman2 yang akan memberikan MPASI ke puta/putrinya, yaitu mengenai tekstur makanan nya.
Dulu terus terang yang ada dalam benakku, anak yang belum memiliki gigi, maka makanannya adalah makanan halus, ya disaring atau atau diblender. Namun ternyata bukan itu yang benar, tetapi pengenalan tekstur makanan kepada anak harus dilakukan bertahap hingga pada usia 1 tahun , anak2 sudah bisa dikenalkan dan memakan makanan rumahan biasa, dan bukan bubur halus/saring lagi. Pemberian makanan halus yang berkepanjangan menyebabkan anak malas mengunyah dan bukan ga mungkin jadi susah untuk beradaptasi dengan makanan keras (yang harus dikunyah) dan pada akhirnya pertumbuhan gigi juga akan terhambat. Waktu Putri dulu, aku juga terbiasa memberikan makanan halus, dan ternyata benar2 sulit untuk mengalihkan kepada makanan padat. Alhasil Putri memiliki gigi yang katanya lunak dan tidak terbiasa mengunyah makanan keras. Sampai sekarangpun Putri agak malas mengunyah, makan dagingpun dia males2an, kecuali daging ayam, itupun yang lunak... hmmm repot deh.
Untuk Fadhl aku berusaha untuk lebih baik dan mengikuti apa yang sebaiknya dilakukan, dan barangkali juga share ku kali ini bisa juga jadi panduan bagi teman2 yang mau memberikan makanan kepada buah hatinya.
Bayi pada usia 6 Bulan memakan makanan yang lembut dan semi padat , karena memang bayi belum terlatih untuk mengunyah, sehingga tahapannya adalah memperkenalkan makanan terlebih dahulu. Porsi yang diberikan juga dari yang kecil dulu, misalnya 1-2 sdm pada waktu awal dan kemudian ditingkatkan secara bertahap porsinya sesuai dengan kemampuan lambung masing-masing anak. Jadwal makannya juga paliangan 1 sampai 2 kali sekali . Untuk Jenis makanan yang disarankan adalah bubur beras ASI, buah kukus saring, dan sayuran. Untuk bayi usia 7 - 9 Bulan makanan yang diberikan masih berbentuk lembut dan bertahap mulai semi kasar, dan saat ini juga bisa mulai dikenalkam dengan beberapa jenis camilan. Untuk porsi , disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak. Jadwal pemberian bisa 2 sampai 3 kali sehari . Dan Jenis makanan yang bisa diberikan misalnya : bubur, nasi tim , buah, sayuran, dan sumber protein seperti kuning telur, daging sapi, ayam. Untuk bayi usia 9 - 12 Bulan makanan yang diberikan mulai dengan tekstur yang kasar dan bahkan di usia 12 bulan sebaiknya anak sudah makan makanan rumahan biasa , camilan juga bisa diberikan, dan sebaiknya camilan buatan sendiri seperti biskuit atau sayur/buah . Porsi disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak. Jadwal pemberian sudah bisa 3 sampai 4 kali sehari .
Jenis makanan yang bisa menjadi pilihan : dairy product seperti keju, ice cream dan yoghurt (sebaiknya pilih rasa plain). Ikan dan seafood juga sudah bisa dikenalkan pada usia 10 bulan. Buah juga sebaiknya buah potong dan bukan berbentuk jus atau puree lagi.
dikutip dari berbagai sumber .
Pasti sering deh ibu2 ngerasa frustasi ngadepin anak or bayi yang nangis ga berenti tanpa sebab yang jelas. Walaupun emang bayi itu hobinya nangis, tapi jika tangisan ini sulit dihentikan, terkadang bisa menyebabkan ibu akan merasa frustasi dan ga berdaya, dan kemungkinan terburuk bisa terjadi akibat ketidaksabaran ibu dalam menghadapi anak yang menangis ini. Tindakan awal yang biasa dilakukan adalah kita akan langsung memeluk bayi dan berusaha menenangkannya, karena memang semakin cepat respon kita terhadap tangisan bayi, biasanya tangisan akan lebih cepat mereda. namun terkadang hal itu tidak berpengaruh dan bayi masih terus menangis. Ada beberapa penyebab dari tangisan bayi itu, misalnya ya karena bayi merasa lapar, Bayi minta diganti pakaian atau popoknya sudah basah, Bayi ingin dipeluk, Bayi lelah dan ingin atau perlu untuk tidur, Bayi bosan dan ingin berganti posisi atau melihat pemandangan lain, Terlalu banyak stimulasi terhadap bayi, Bayi merasa sakit atau tidak nyaman. Sebetulnya kunci utama dalam mengurus bayi adalah ketenangan, jangan panik, karena bayi bisa membaca apa yang ada dalam batin bundanya. Semakin bundanya gelisah, maka baby akan semakin tidak nyaman dan tangisan tidak akan berhenti. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meredakan tangisan atau kegelisahan baby, yaitu : - Lakukan kedekatan fisik ; bayi sangat menyenangi pelukan, angkatkan sesegera mungkin bayi, peluk dan bernyanyilah, biasanya bayi sangat menyukai hal tersebut dan bunda bisa merasakan detak jantungnya di dada bunda bahkan terkadang akan dapat menidurkan baby.
- Bergeraklah; bawa baby keliling rumah sambil menggendongnya, rubah suasana pemandangannya, biasanya bayi akan merasa nyaman dengan perubahan tersbut
- Alihkan kegiatan bayi, misalnya dengan memberinya mainan atau bercerita
- Bawalah mandi; Air dapat bersifat menenangkan, cobalah mandikan bayi bila bayi gelisah dan tidak dapat diredakan dengan pelukan dan ayunan
- Bedong ; dengan membedong, bayi merasa aman dan serasa dipeluk oleh bundanya. Biarkan lengannya bertekuk sehingga tangannya mendekati mulutnya dan biarkan ia mengisap jemarinya
- Serahkan bayi bila bunda merasa frustasi dan kesal. Jangan biarkan menggendong bayi dalam keadaan kesal, karena bayi bisa merasakan hal tsb dan tdk akan membuatnya nyaman. Serahkanlah kepada orang lain sehingga bunda bisa menenangkan diri dan beristirahat sebentar, jangan merasa bersalah karena ini justru akan menambah beban bunda.
- Bila bayi menangis dalam jangka waktu lama dan bunda tetap tidak mengetahui penyebabnya, dan semakin frustasi dan sedih, sebaiknya letakkan bayi ditempat yang aman, dan tunggu beberapa menit agar bunda dapat menenangkan diri, dan bila memungkinkan hubungi dokter atau petugas kesehatan.
Pijatan untuk bayi rewel Pemijatan bisa dilakukan untuk memberi ketenangan pada bayi. Bila bayi anda terbiasa dengan proses pemijatan, maka lakukanlah pemijatan pada tubuhnya untuk menenangkannya. Namun bila bayi anda belum terbiasa dipijat, maka lakukan pijatan beberapa kali di sela sela tangisnya untuk mengenalkan ia pada pijatan. Lakukan pijatan yang anda ketahui sangat dinikmati oleh bayi. Biasanya pijatan meluncur pada punggung dan bagian perut akan meredakan dan menenangkan bayi, karena prosesnya panjang, mantap dan berirama. Pijatan lainnya bisa dilakukan pada bagian depan dan belakang kaki. Lakukan terus bila bayi merasa nyaman, dan hentikan bila bayi merasa tersiksa, lakukan pijatan ringan disela2 tangisnya sambil menggendongnya, tapi bila bayi malah terlihat tersiksa, maka sebaiknya proses pemijatan dihentikan. Sumber : Baby Massage, kekuatan menenangkan dari sentuhan, Dr.Alan Heath & Nicki Bridge
Bayi Tak Butuh "Kehangatan" Berlebihan
1/22/2007 Niat mulia tak selamanya berbuah positif. Memberi kehangatan berlebihan pada bayi, misalnya, bisa jadi bumerang. Selama ini orangtua begitu takut bayinya kedinginan, sehingga merasa perlu mempersenjatai putra-putri tersayang dengan baju hangat, selimut, topi, sarung tangan, sampai kaus kaki tebal. Bahkan ada orangtua yang sampai menutup rapat-rapat pintu, jendela, lubang angin, melarang pemakaian kipas angin, mematikan AC hanya agar bayinya selamat dari bahaya "masuk angin". Tak ketinggalan, kebiasaan membaluri minyak telon atau minyak kayu putih di tubuh bayi. Padahal di samping bikin kepanasan, minyak-minyak itu juga bisa mengubah kulit bayi menjadi kehitaman dan hangus. Pendek kata, banyak orangtua tak sadar, kepungan "sarana dan prasarana penghangat" justru menjadi penyebab bayi menangis lantaran kegerahan. Gerah membuat bayi banyak mengeluarkan keringat, sehingga kehilangan banyak air dengan garam-garamnya. Alhasil, dia jadi gampang haus, badan lemah sehingga mudah terkena batuk-pilek. Jadi, banyak orangtua (mungkin termasuk Anda) selama ini memperlakukan bayinya secara salah alias salah kaprah? Begitulah kira-kira. Mengapa? Karena bayi punya jaringan asam cokelat! Begini penjelasannya Setiap manusia butuh energi untuk melakukan beragam aktivitas. Energi itu datang dari hasil pembakaran gula, lemak, maupun protein. Kelebihan gula dalam darah, misalnya, diubah oleh hormon insulin menjadi glikogen, sehingga kadar gula darah tetap dalam batas-batas normal. Glikogen ini menjadi cadangan energi yang terutama disimpan di dalam otot, jantung, dan hati. Cadangan energi glikogen hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh selama 24 jam. Hal ini berbeda dengan cadangan energi dari lemak yang dapat memenuhi kebutuhan energi tubuh selama beberapa pekan. Karena tidak larut dalam air, pembakaran lemak jadi lebih stabil dan lebih dapat diandalkan ketimbang pembakaran gula yang larut dalam air. Itu sebabnya, jika ada beban pekerjaan nan berat, jantung dan otot lebih banyak memakai energi dari lemak. Selanjutnya, kelebihan lemak dalam darah akan disimpan di jaringan lemak. Jaringan lemak sendiri ada dua macam. Pertama, jaringan lemak putih yang menyimpan lemak dalam selnya, dan tersebar di seluruh tubuh, terutama rongga perut dan jaringan di bawah kulit. Kedua, jaringan lemak cokelat, terutama terdapat pada bayi yang lahir cukup bulannya dan terbatas ada di jaringan bawah kulit leher dan punggung. Jaringan lemak cokelat ini makin berkurang dan menyusut pada anak yang lebih besar dan hanya tertinggal sedikit pada orang dewasa. Dia bisa membuang kelebihan energi, misalnya akibat makan berlebihan, dengan membakarnya menjadi panas. Keistimewaan lain, selnya dapat menyimpan sampai 40% lemak bayi. Kenaikan suhu tubuh oleh jaringan ini bisa mencapai tiga kali lipat ketimbang kenaikan suhu yang disebabkan aktivitas olahraga. Jelas sudah, dengan bekal jaringan lemak cokelatnya, bayi tidak mudah kedinginan. Sebaliknya, mudah kepanasan. Dibandingkan dengan orang dewasa muda, daya tahan bayi terhadap udara dingin lebih tinggi sekitar 50C. Jadi, jika orang dewasa sudah menggigil pada suhu 20 derajat C, bayi tidak merasakan hal yang sama. Buat bayi suhu 20 derajat C setara dengan 25 derajat C. Sebaliknya, suhu 25 derajat C yang cukup dingin buat orang dewasa bisa bikin bayi kegerahan. Sebab, 25 derajat C-nya orang dewasa sama dengan 30 derajat C-nya bayi. Itu sebabnya, meski berada di ruang ber-AC, bayi belum tentu kedinginan. Juga tak perlu dipanasi dengan minyak telon atau minyak kayu putih. Susu pun tidak perlu selalu dicampur air hangat. Bayi berumur beberapa bulan bahkan lebih suka susunya didinginkan di lemari es. Kalau boleh memilih, bayi pasti lebih suka mandi dengan air dingin, apalagi kalau udara sedang panas. Kesimpulannya, jangan membandingkan kondisi bayi dengan kita, orang dewasa! (intisari) dr. H. M. Hadat, Sp.A Web Sehat
Dari sejak hamil kemarin aku dah niat buat belajar teknik massage buat bayi ku. Alhasil aku berburu ke toko buku dan Alhamdulillah nemu juga tuh buku walau tinggal satu. Ternyata isinya sederhana dan dengan mudah aku hapal dan aku yakinkan diriku bahwa aku harus bisa mempraktekkannya ke baby ku kalau udah lahir. Sejak kelahiran Fadhl aku sempat lupa untuk melakukan massage ini lantaran terlalu konsentrasi ke ASI dan pengenalan diri antara aku dan fadhl. Pada minggu ke 3 Fadhl agak rewel dan tiba2 aja aku baru kepikiran mengenai massage ini. Lho kok aku bisa lupa ya untuk praktekin pijat memijat ini sama fadhl. Mulailah aku buka lagi buku panduan dan siapin semua perlengkapan massage such as handuk lembut sebagai tatakan/matras buat baby, minyak zaitun untuk memudahkan saat memijat dan tempat yang nyaman buat proses massage ini. Pertama kali aku lakukan setelah mandi pagi, setelah fadh beres berenang di bak mandinya, aku letakkan dia diatas handuk dan aku keringkan dulu badannya dari sisa air mandinya. Setelah itu aku pindahkan dia dan aku mengambil posisi ternyaman buatku untuk memulai proses massage ini (posisi punggung harus tegak). Aku buat posisi kami berhadapan sehingga kami bisa berinteraksi dan saling berbicara. Sebelum memulai aku minta ijin dulu sama fadh dan ternyata dia tidak menolak untuk disentuh. dan... mulailah proses pemijatan itu. Pertama aku mulai dari bagian badannya, putaran diatas dada yang langsung mengarah ke kedua tangan, putaran sekitar puting susunya, putaran sekitar pusarnya, elusan dari dada atas sampai kebawah dan diakhiri dengan pijatan seluruh badannya. Langkah kedua aku turun ke kakinya, dari pangkal paha sampai ke ujung2 jari, telapak kaki dan tumit diakhiri dengan usapan besar diseluruh kakinya. Langkah ketiga ke bagian tangannya, dari pangkal lengan sampai ke ujung jari tangan, tekakan di telapak tangan dan punggung tangan , begitu untuk kedua tangannya. Setelah bagian depan selesai, aku putar tubuhnya sehingga menelungkup, mulaikan bagian punggung, dari pijatan daerah bahu belakang, putaran dari sisi kanan kiri tulang punggung sampai kebawah, pijatan memutar daerah bokong, usapan menurun dari punggung atas ke panggul, sampai tekanan pada daerah tulang ekor dan diakhiri dengan usapan besar ke seluruh punggung. Lalu turun ke kaki belakang, tekanan di bagian betis dan usapan besar untuk seluruh tubuh bagian belakang. Setelah itu aku balikkan lagi tubuhnya dan mulai ke bagian muka. Pijatan dari dahi atas sampai ke pelipis, pijatan di bagian atas bibir, dan pijatan di bagian bawah bibir, diakhiri dengan pijatan memutar dari tengah dagu sampai ke telinga dengan jalur rahang bawah. Terakhir pijatan untuk bagian telinga, mulai dari telinga bagian atas , lalu turun sampai bagian bawah. Yaaaa... selesai sudah, dan sekarang tinggal proses peregangan untuk bagian tangan dan kaki. Yup .. finish..
Ternyata ga lama juga proses ini berlangsung dan kami sangat menikmati proses ini. Setiap sentuhan memperoleh reaksi dari baby. Memang pertama aku sentuh ada kalanya dia agak berontak, bila itu terjadi aku tidak memaksanya dan aku lebih baik pindah ke bagian lain. Dan saat kami melakukan pijatan itu, kami selalu berkomunikasi, aku selalu menceritakan apa yang sedang aku lakukan dan apa manfaatnya buat tubuhnya. Dia tampak senang dan menikmati sekali sentuhan itu, terutama saat di tengkurapkan... dia ikut berceloteh dengan bahasanya sendiri sambil diselingi tawanya yang masih kecil sekali. Yup... we really enjoy that moment... Sekarang ini hampir setiap saat yang memungkinkan, aku selalu melakukan pijatan, walau kadang tidak menggunakan minyak, misalnya saat aku menggantikan popoknya, aku bisa melakukan pijatan pada kakinya dan proses peregangan kaki, atau saat menggendongnya aku bisa sekalian memijat punggungnya, telinga dan bagian2 yang terjangkau olehku. Dan yang aku lihat dia sangat menikmati hal itu, dan bisa lebih tenang saat tidur, walau terkadang masih suka ngamuk bila nenen terlambat atau volume air susuku sedang kencang. Semoga saja apa yang aku lakukan bisa menambah ikatan batin antara kami, membuat tubuhnya lebih bugar, lebih tenang dan lebih lentur. Untuk teknik lengkapnya aku akan coba posting bila ada kesempatan...
Never Too Early for Oral Hygiene
Hi Eve, Even when your baby is two months old and still toothless, you should keep her gums healthy and clean. Gently wipe her gums with a wet, clean, soft cloth every day. When her teeth do start coming in, gently clean them using a soft, baby-sized toothbrush and only water. Avoid using toothpaste until your child is three years old, or understands and is able to spit it out and not swallow it. A fingertip toothbrush may be much easier to use than a regular toothbrush, and your baby may be more inclined to let you put your finger in her mouth than a toothbrush. When two teeth come in next to each other, start flossing between them once a day.
| |