PGMF Moms -- Mak-nya Putri, Ghifari, Maisaan dan Fadhl ..

Eva's posts with tag: mpasi

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag mpasi
Blog EntryTips Memperkenalkan Makanan Padat:Mar 17, '08 5:09 AM
for everyone
Memperkenalkan makanan padat ternyata kadang tidak semudah yang dibayangkan. Disini ada beberapa tips yang mudah2an bisa membantu moms untuk memperkenalkan makanan padat pada buah hatinya.

1. Perkenalkan hanya satu jenis makanan baru dan berikan selama 2 sampai 4 hari sebelum perkenalkan makanan yang lain untuk memastikan bayi anda tidak alergi terhadap makanan tersebut.

2. Urutan pemberian makan:
    - Mulailah pemberian makanan padat dengan makanan yang paling tidak menyebabkan alergi (kadar protein paling rendah), yairtu serelia (beras merah, beras putih, havermut). Campurkan dengan ASI, air atau susu formula hingga semi-cair. 
    - Beberapa ahli gizi merekomendasikan agar sayuran diperkenalkan sebelum buah, karena buah yang rasanya manis akan membuat sayuran yang rasanya kurang manis menjadi tidak menarik untuk bayi.  Mulailah dengan sayuran yang rasanya hambar seperti kentang, kacang hijau, labu, zucchini, baru kemudian perkenalkan buah seperti pisang, alpukat, apel, pir, blewah, timun suri.
  
3. Pangku bayi anda atau dudukkan di kursi makan atau tempat duduk bayi saat anda menyuapi bayi anda.
Posisi makan yang semestinya adalah digendong anda atau didudukkan di tempat duduk bayi – pilihlah posisi yang paling aman untuk anda dan bayi anda.

4. Mulai pemberian makanan padat secara bertahap.
Untuk mempermudah peralihan, mulailah pemberian makanan padat dengan makanan yang sudah dikenalnya – ASI atau susu formula.  Mulailah pemberian makanan padat dengan meletakkan sedikit makan di ujung sendok dan letakkan sendok tersebut di tengah lidah bayi.  Lihat reaksi bayi anda.  Anda mungkin akan mendapatkan senyum tanda persetujuan atau seringai tanda tidak setuju.  Cobalah untuk memperkenalkan satu makanan baru selama tiga kali.  Ada kemungkinan bayi anda makan dengan tidak teratur.  Ingatlah bahwa pada usia ini anda hanya memperkenalkan bayi anda pada makanan dan tekstur baru.

5. Ketahui kapan harus berhenti memberi makan.
Bayi anda akan berhenti makan bila dia sudah kenyang.  Jangan memaksa untuk tetap memberi makan.  Apabila bayi anda sudah kenyang dia mungkin akan memberikan tanda-tanda sebagai berikut: mengatupkan bibir, menutup mulut, muntah, memainkan atau menggigit puting, memalingkan wajah dari sendok yang didekatkan ke mulutnya, menyandarkan tubuh ke belakang, makan atau minum lebih sedikit dan tertidur.  Penting bagi bayi anda untuk merespon tanda-tanda lapar yang timbul dari dalam dirinya sendiri sebagai dasar dari kebiasaan makan yang sehat untuk sepanjang hidupnya.
  
6. Berikan makanan tanpa tambahan gula atau garam.
Bayi anda tidak membutuhkan tambahan gula atau garam.  Menambahkan bahan-bahan tersebut tidak akan memperbaiki nilai nutrisi dari makanannya dan membuat bayi Anda menetapkan makanan seperti ini sebagai standar pilihan makanan di masa mendatang.
  
7. Jangan berikan madu selama 1 tahun pertama.
Madu tidak boleh diberikan untuk bayi dibawah 12 bulan. Jangan tambahkan madu pada makanan bayi anda atau mencelupkan dotnya ke dalam madu.  Madu terbukti dapat menyebabkan penyakit serius, botulisme yang dapat menyebabkan kematian.
  
8. Botol harus digunakan untuk cairan seperti susu formula atau air putih BUKAN untuk makanan.
Apabila tidak direkomendasikan oleh DSA anda, jangan masukkan jus buah, cereal atau makanan semi cair/padat lainnya ke dalam botol susu karena dapat menyebabkan bayi anda makan terlalu banyak.

9. Gunakan boks bayi untuk tidur, bukan untuk makan.
Tidur dengan botol susu bisa meyebabkan berbagai masalah untuk bayi anda.

10. Botol berisi susu, jus atau cairan lain yang mengandung gula bisa berkumppul di gigi bayi anda dan menyebakan terjadinya pembusukan gigi, yang disebut nursing-bottle caries - karies susu.*
 
11. Minum dari botol sambil tiduran bisa menyebabkan infeksi telinga bagian tengah.

12. Anda pasti tidak menginginkan botol tersebut menjadi empeng (pemberi rasa aman/pengganti ibu). Bangun kebiasaan untuk menyelesaikan minum susu atau makan sebelum menidurkan bayi anda.


Sumber : Web sehat

Blog EntryTekstur Makanan Pendamping Asi ...Mar 17, '08 4:50 AM
for everyone

6 bulan pertama udah terlewati dengan selamat, ALhamdulilah Fadhl bisa lulus ASI Eksklusif tanpa tambahan apapun. Sekarang tahap ke 2 dalam perkembangan nya, yaitu saat diberikan makanan pendamping ASI.

Melihat namanya yang disebut sebagai Makanan Pendamping, maka tentu saja ini bukan sebagai pengganti dari ASI. Tapi sebagai pendamping, yang artinya ASI tetap menjadi makanan utama, dan untuk memenuhi kebutuhan lainnya untuk tubuhnya, diperlukanlah makanan pendampingnya itu.

Tahap pengenalan MPASI pada Fadhl ternyata tidak semudah yang dibayangkan, karena memang Fadhl ternyata belom akrab sama yang namanya SENDOK, dan jadilah saat saat awal pemberian MPASI dia tutup mulut dan enggan untuk makan.

Tapi jangan mau kalah dong sama baby... tetap usaha dan perlahan, Alhamdulillah dia sekarang tidak bermasalah dengan segala makanannya dan MPASI berjalan dengan sukses.

Berdasarkan hasil searching, sharing dan baca2 dari berbagai media, ada hal yang ingin aku sharing ke teman2 yang akan memberikan MPASI ke puta/putrinya, yaitu mengenai tekstur makanan nya.

Dulu terus terang yang ada dalam benakku, anak yang belum memiliki gigi, maka makanannya adalah makanan halus, ya disaring atau atau diblender. Namun ternyata bukan itu yang benar, tetapi pengenalan tekstur makanan kepada anak harus dilakukan bertahap hingga pada usia 1 tahun , anak2 sudah bisa dikenalkan dan memakan makanan rumahan biasa, dan bukan bubur halus/saring lagi.

Pemberian makanan halus yang berkepanjangan menyebabkan anak malas mengunyah dan bukan ga mungkin jadi susah untuk beradaptasi dengan makanan keras (yang harus dikunyah) dan pada akhirnya pertumbuhan gigi juga akan terhambat.

Waktu Putri dulu, aku juga terbiasa memberikan makanan halus, dan ternyata benar2 sulit untuk mengalihkan kepada makanan padat. Alhasil Putri memiliki gigi yang katanya lunak dan tidak terbiasa mengunyah makanan keras. Sampai sekarangpun Putri agak malas mengunyah, makan dagingpun dia males2an, kecuali daging ayam, itupun yang lunak... hmmm repot deh.

Untuk Fadhl aku berusaha untuk lebih baik dan mengikuti apa yang sebaiknya dilakukan, dan barangkali juga share ku kali ini bisa juga jadi panduan bagi teman2 yang mau memberikan makanan kepada buah hatinya.

Bayi pada usia 6 Bulan memakan makanan yang lembut dan semi padat , karena memang bayi belum terlatih untuk mengunyah, sehingga tahapannya adalah memperkenalkan makanan terlebih dahulu. Porsi yang diberikan juga dari yang kecil dulu, misalnya  1-2 sdm pada waktu awal dan kemudian ditingkatkan secara bertahap porsinya sesuai dengan kemampuan lambung masing-masing anak. Jadwal makannya juga paliangan 1 sampai 2 kali sekali . Untuk Jenis makanan yang disarankan adalah bubur beras ASI, buah kukus saring, dan sayuran.

Untuk bayi usia 7 - 9 Bulan makanan yang diberikan masih berbentuk lembut dan bertahap mulai semi kasar, dan saat ini juga bisa mulai dikenalkam dengan beberapa jenis camilan. Untuk porsi , disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak. Jadwal pemberian bisa 2 sampai 3 kali sehari . Dan Jenis makanan yang bisa diberikan misalnya : bubur, nasi tim , buah, sayuran, dan sumber protein seperti kuning telur, daging sapi, ayam.

Untuk bayi usia 9 - 12 Bulan makanan yang diberikan mulai dengan tekstur yang kasar  dan bahkan di usia 12 bulan sebaiknya anak sudah makan makanan rumahan biasa , camilan juga bisa diberikan, dan sebaiknya camilan buatan sendiri seperti biskuit atau sayur/buah . Porsi disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak. Jadwal pemberian sudah bisa 3 sampai 4 kali sehari .

Jenis makanan yang bisa menjadi pilihan : dairy product seperti keju, ice cream dan yoghurt  (sebaiknya pilih rasa plain). Ikan dan seafood juga sudah bisa dikenalkan pada usia 10 bulan. Buah juga sebaiknya buah potong dan bukan berbentuk jus atau puree lagi.


dikutip dari berbagai sumber .



Blog EntryApa yang salah dengan MPASI FAdhlDec 23, '07 8:49 PM
for everyone
Pertama mo ngucapin syukur Alhamdulillah karena Fadhl dah berhasil lulus ASIX.. ternyata tidak sesulit yang aku bayangin... beneran lohh , stok ASIP di kulkas masih berlimpah, apalagi stock di gentongnya ..hehehe...

Semua berkat support yang bener2 full dari milis AFB dan temen2 MP. Sueer deh kalo bukan dari milis dan MP , ga tau deh, aku pasti bakalan gampang down dan ga pede dengan segala cobaan dalam ber ASIX.

Nahhh sekarang giliran MPASI nihh ... Dari 2 minggu sebelum 6 bulan, aku dah berburu persiapan MPASI.. dah bikin tepung beras merah, kacang ijo, beras putih .. dah ready deh. terus ngeprint semua resep buat 6 bulan dan ditempelin didapur buat bekal nanti.
Nah tadi pagi mulai nyoba dong bikin bubur beras merah dari tepungnya... dah ngikutin contekan trus ngasihnya rada diencerin sama ASI .. tapiiii .. fadhl nolak euyy... malah uek uek-an mo muntah...
apa emang gitu ya.. dicoba pelan2 tapi masih gitu juga.. akhirnya stop dulu cuma masuh 3 sendok.. gpp lah, nanti akan dicoba lagi.

Sebetulnya kondisi Fadhl juga lagi kurang fit sih, dah 3 hari ini demam, dikasih obat paracetamol juga dia nolak, dimuntahin... kenapa ya...
Apa dia masih sangat asing dengan rasa2 baru , secara selama ini yang
dikenal kan cuma ASI.. normal ga sih moms...

Atau ada yang salah dengan penyajian saya... ? Kalo ga salah kan buat minggu pertama MPASI sebaiknya hanya dikasih jenis serealia aja kan.. blom dikasih buah kan... CMIIW. Jadi apa yang salah dong dengan MPASI nya...

Need support lagi ya buat MPASI Homemade nya Fadhl... thanks dan jangan bosen... :D


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help